INTERESTNEWS, — KLATEN – Ratusan umat Katolik di Wilayah Jebugan, Klaten, memadati Kapel Santo Yusup Pekerja untuk merayakan Pesta Nama pelindung mereka pada Jumat (1/5/2026). Perayaan yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan kehadiran sekitar 350 umat dari enam lingkungan.
Pesan Mendalam Romo Yosep:”Jangan Gelisah”
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Yosep Kristanto, Pr. Dalam homilinya, Romo Yosep memberikan penguatan iman yang mendalam mengenai kehidupan kekal. Mengutip Injil Yohanes 14:6, ia menegaskan bahwa umat Katolik memiliki kepastian keselamatan dalam Yesus.
”Kita beruntung memiliki Yesus karena Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran atau kegelisahan saat menghadapi kematian, karena Yesus sendiri yang telah menyiapkan tempat bagi kita di rumah Bapa,” ungkap Romo Yosep di hadapan umat yang hadir
Energi Muda dan Kebersamaan Umat
Suasana liturgi terasa semakin hidup berkat iringan lagu-lagu yang dibawakan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Jebugan. Di bawah arahan Saudari Palma, tim koor berhasil membawa suasana misa menjadi lebih khusyuk melalui penghayatan lagu yang menyentuh hati.

Usai ibadat, kemeriahan berlanjut ke Gedung Badminton Jebugan. Tradisi ramah tamah menjadi ajang melepas rindu antaruat. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat umat merayakan pesta makan bersama sembari menikmati hiburan dari berbagai kalangan usia. Tak ketinggalan, pembagian doorprize menambah keceriaan bagi anak-anak maupun orang dewasa yang hadir.
Meneladani Santo Yusup
Momentum 1 Mei ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi umat Jebugan, ini adalah waktu untuk menyegarkan kembali komitmen mereka dalam meneladani Santo Yusup. Sosok santo yang dikenal sebagai pekerja keras namun tetap rendah hati dan setia pada kehendak Allah.
Harapan Melalui Perayaan Ini
Selain sebagai laporan kegiatan, perayaan Pesta Nama ini membawa harapan besar bagi perkembangan iman di Wilayah Jebugan:
*Penguatan Spiritualitas Kerja: Diharapkan umat dapat memaknai pekerjaan sehari-hari bukan sebagai beban, melainkan sebagai bentuk ibadah dan keterlibatan dalam karya penciptaan Tuhan, meneladani kedisiplinan St. Yusup.
*Solidaritas Lintas Lingkungan: Dengan berkumpulnya 6 lingkungan, diharapkan sekat-sekat geografis hilang dan berganti menjadi semangat paguyuban yang semakin solid dalam berkegiatan di paroki maupun masyarakat.
*Regenerasi Iman (OMK): Keterlibatan aktif OMK dalam perayaan ini menjadi harapan besar bahwa estafet kepemimpinan dan pelayanan di Gereja Jebugan akan terus berlanjut dengan semangat muda yang kreatif.
*Resiliensi dalam Menghadapi Hidup: Sejalan dengan pesan Romo Yosep, diharapkan umat semakin tegar dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi tantangan hidup, karena memiliki pengharapan iman yang teguh pada janji Kristus.
(Benneo/Fx.Pardiman)
