INTERESTNEWS, — SALATIGA – Semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama kembali terwujud nyata di Kota Salatiga. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Ny. Retno Robby Hernawan, menyambut langsung kedatangan rombongan Bhikkhu Sangha / Bhante di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (26/5/2026).
Rombongan Bhikkhu Sangha yang tengah menempuh perjalanan spiritual Walk for Peace tersebut disambut hangat dengan berbagai fasilitas. Mulai dari tempat istirahat yang layak, layanan kesehatan, hingga pendampingan penuh dari elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan.
Wali Kota Salatiga menegaskan bahwa penyambutan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Momen ini merupakan cerminan komitmen kuat Kota Salatiga dalam menjaga nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan harmoni di tengah keberagaman.
> “Sambutan ini merupakan wujud nyata toleransi yang telah melekat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Salatiga. Semoga kehangatan yang kami berikan dapat menjadi penyemangat bagi para Bhante untuk melanjutkan perjalanan suci ini,” ujar Robby.
Selain menyiapkan tempat singgah, Pemerintah Kota Salatiga juga menerjunkan tim medis khusus dari RSUD Kota Salatiga. Langkah ini diambil untuk memastikan dan memulihkan kondisi fisik para Bhante yang mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang dari Candi Sima, Jepara.
Apresiasi dari Para Bhante
Penyambutan yang penuh kekeluargaan ini mendapat apresiasi mendalam dari perwakilan Bhante. Pihaknya mengaku sangat terkesan dengan perhatian total yang diberikan oleh jajaran Pemkot Salatiga, serta sambutan hangat dari masyarakat lintas agama sejak mereka memasuki gerbang kota.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Tidak hanya dari pemerintah dan Pak Wali Kota yang sejak awal hadir melepas kami di Candi Sima Jepara dan kini menyambut kami langsung, tetapi juga terima kasih untuk saudara-saudara lintas agama yang setia mendampingi perjalanan kami. Ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan persaudaraan sejati,” ungkap perwakilan Bhante.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan Walk for Peace ini membawa misi utama menyebarkan pesan perdamaian dunia. Diharapkan, semangat kebersamaan dan kedamaian ini dapat menginspirasi dan dirasakan di setiap daerah yang mereka lalui.
Toleransi Hidup dalam Keseharian
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga, Kiai Nur Rofiq, menyampaikan bahwa keharmonisan lintas agama adalah budaya leluhur yang terus dirawat dengan baik di Salatiga. Menurutnya, berkumpulnya para tokoh agama dalam menyambut rombongan Bhante menjadi bukti sahih bahwa predikat Salatiga sebagai kota tertoleran bukan sekadar label di atas kertas.
> “Di Salatiga, keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan nyata yang menyatukan kita semua. Inilah wajah asli Indonesia yang rukun, aman, dan damai,” tegas Kiai Nur Rofiq.
Setelah memulihkan stamina di Salatiga, rombongan Bhante dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah titik penting di wilayah kota sebelum melanjutkan perjalanan Walk for Peace menuju Kecamatan Ampel, Boyolali.
Turut hadir dalam prosesi penyambutan tersebut Sekretaris Daerah Kota Salatiga, jajaran kepala perangkat daerah, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Salatiga, pengurus FKUB, serta sejumlah tokoh lintas agama. Kehadiran seluruh elemen ini semakin mempertegas pesan bahwa Salatiga tetap menjadi “Rumah Bersama” yang ramah bagi segala bentuk keberagaman.
(Sino)
