BAMAGNAS Jateng Temui Taj Yasin, Bahas Sinergi Kesejahteraan Umat dan ‘Prayer Breakfast 2026

INTERESTNEWS, — SEMARANG — Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPW BAMAGNAS) Jawa Tengah, melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah, Jl. Pahlawan Semarang, Senin (25 Mei 2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Membahas berbagai program strategis terkait pelayanan sosial, kerukunan umat beragama, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

Audiensi dihadiri jajaran pengurus DPW BAMAGNAS Jawa Tengah, antara lain Pdt. Dr. Darto Sachius (Penasehat DPW BAMAGNAS Jawa Tengah),

Pdt. Yermia Supra, S.Th., M.Ag. (Ketua DPW BAMAGNAS Jawa Tengah), sekaligus Direktur Eksekutif YASKI.

Lalu Pdt. Gouw Ivan Siswanto, S.H., M.Th.(Sekretaris DPW BAMAGNAS Jawa Tengah, sekaligus Direktur Eksekutif YASKI. Ev. Lasma Sianturi, S.Th., S.Pd.K., M.Th.( Ketua Bidang Pelayanan Kerohanian DPW BAMAGNAS Jawa Tengah),  Pdt. Paulus K. Baskoro (Pengurus DPW BAMAGNAS Jawa Tengah),  Handy, S.H. (Sekretariat DPW BAMAGNAS Jawa Tengah).

Dalam audiensi tersebut, DPW BAMAGNAS Jawa Tengah menyampaikan sejumlah program strategis yang diharapkan dapat memperoleh dukungan dan sinergi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan perbaikan administrasi dan pendaftaran kembali DPW BAMAGNAS Jawa Tengah ke Kesbangpol. Mengingat pentingnya legalitas organisasi menjelang pelaksanaan Rakernas V BAMAGNAS Tahun 2026 di Makassar.

Selain itu, DPW BAMAGNAS Jawa Tengah juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan “Central Java Prayer Breakfast 2026”. Yaitu kegiatan doa bersama lintas gereja yang akan diisi sepuluh tokoh dan hamba Tuhan senior untuk mendoakan Jawa Tengah, bangsa Indonesia, serta persatuan nasional.

Kegiatan tersebut berlangsung Jumat, 12 Juni 2026 pukul 09.00–11.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, DPW BAMAGNAS Jawa Tengah memohon dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupa fasilitas tempat, konsumsi sederhana, serta kesediaan Wakil Gubernur Jawa Tengah untuk membuka acara tersebut.

BACA JUGA:  Sehari Dibuka Gubernur Luthfi, CJIBF 2026 Kantongi 40 Minat Investasi Rp 16 Triliun

DPW BAMAGNAS Jawa Tengah juga menyampaikan beberapa program sosial kemasyarakatan lainnya. Antara lain, permohonan pinjam pakai kendaraan operasional guna menunjang pelayanan sosial dan kemanusiaan. Usulan pengelolaan dana sosial keagamaan sebesar 2,5% ASN melalui YASKI sebagai lembaga pelayanan sosial Kristen. Dukungan program Rumah Layak Huni (RLTH) bagi 10 rumah pendeta yang membutuhkan bantuan.

Serta permohonan dukungan hibah dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026 dan Anggaran Tahun 2027.

Juga menyampaikan harapan agar BAMAGNAS Jawa Tengah dapat dilibatkan sebagai pembicara maupun mitra pelayanan dalam kegiatan Natal dan Paskah ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAMAGNAS Jawa Tengah dalam menjaga kerukunan umat beragama dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Terkait pelaksanaan “Central Java Prayer Breakfast 2026” 12 Juni 2026, Wagub menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membantu melakukan koordinasi dan fasilitasi kegiatan tersebut.

“Mengenai permohonan kendaraan operasional, Wakil Gubernur menyampaikan hal tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut melalui BKD dan Biro Umum Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Wagub.

Terkait pengelolaan dana sosial keagamaan melalui YASKI, Wagub menjelaskan di masing-masing OPD telah terdapat mekanisme pengelolaan dana sosial melalui lembaga pengelola resmi. Dalam mekanisme tersebut, sebagian dana dikelola di tingkat OPD dan sebagian lainnya disalurkan melalui Baznas. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka ruang agar mekanisme serupa dapat difasilitasi bagi YASKI melalui koordinasi lebih lanjut dengan Bapelkris.

Mengenai program Rumah Layak Huni (RLTH), Wakil Gubernur menjelaskan bantuan tersebut memiliki ketentuan dan mekanisme berdasarkan data kemiskinan terpadu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta DPW BAMAGNAS Jawa Tengah untuk menyerahkan data 10 calon penerima bantuan beserta alamat lengkap agar dapat diverifikasi dan difasilitasi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Selain program RLTH, Wagub juga menawarkan kemungkinan akses pada Program “Tuku Tanah Oleh Omah” bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1–5 dalam data kemiskinan.

BACA JUGA:  Komisi Tangkas GKJ Gumulan Gelar Donor Darah Rutin, Dorong Solidaritas Kemanusiaan

Adapun terkait hibah organisasi tahun 2026, Wakil Gubernur menyampaikan seluruh alokasi hibah organisasi kemasyarakatan sedang mengalami penyesuaian dan realokasi anggaran akibat kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, komposisi anggaran daerah juga harus disesuaikan dengan kondisi fiskal yang ada.

Di akhir audiensi, Wakil Gubernur Jawa Tengah juga menyampaikan dukungan agar DPW BAMAGNAS Jawa Tengah dapat turut dilibatkan dalam kegiatan Natal dan Paskah ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, termasuk dukungan kehadiran pembicara dari BAMAGNAS Jawa Tengah.

Ketua DPW BAMAGNAS Jawa Tengah, Pdt. Yermia Supra, S.Th., M.Ag., menyampaikan, BAMAGNAS dan YASKI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan sosial, serta membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Sementara itu, Sekretaris DPW BAMAGNAS Jawa Tengah, Pdt. Gouw Ivan Siswanto, S.H., M.Th., menegaskan, sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam membangun Jawa Tengah yang harmonis, toleran, sejahtera, dan berkeadilan sosial.

Audiensi berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Jawa Tengah yang rukun, damai, dan sejahtera. (Benneo)

Mari Bagikan