Sambut Kepengurusan Baru, Misdinar GMA Gelar Retret Spiritual di Gunung Kidul

 

INTERESTNEWS, — ​GUNUNG KIDUL – Menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan lama dan dimulainya masa jabatan baru, Misdinar Gereja Maria Assumpta (GMA) Klaten menyelenggarakan kegiatan retret regenerasi di Pondok Sakuntala, kawasan pantai Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu dan Minggu (21-22 /2/ 26).
​Kegiatan bertajuk “Menyangkal Diri, Memikul Salib, dan Mengikut Aku” ini dirancang sebagai sarana transisi kepemimpinan sekaligus penyegaran rohani bagi para anggota setelah sekian lama tidak mengadakan agenda serupa.

​Fokus pada Semangat Pelayanan
Fr.​Yanuarius Murdi Pangestu, atau yang akrab disapa Frater Yanu selaku pendamping utama, menjelaskan bahwa retret ini bertujuan menanamkan esensi pelayanan yang sesungguhnya kepada para pengurus baru.
​”Kami ingin mereka sadar bahwa kepengurusan ini bukan soal status atau identitas semata, melainkan inti dari pelayanan bagi Gereja dan sesama anggota,” ujar Fr. Yanu saat ditemui usai memberikan kotbah ibadat selasa pagi (24/2/26)

​Rangkaian Kegiatan dan Simbolisme
​Selama dua hari, para peserta mengikuti rangkaian sesi yang mendalam:
​Hari Pertama: Pendalaman pengalaman “Salib” melalui prosesi pembasuhan kaki. Dalam sesi ini, para pengurus saling membasuh kaki sebagai simbol kesiapan untuk berjalan bersama dan melayani dalam satu visi.
​Hari Kedua: Fokus pada pengalaman “Paskah”, misi, dan perutusan.

Beliau juga menambahkan bahwa melalui prosesi pembasuhan kaki, diharapkan muncul semangat kebersamaan yang kuat. “Harapannya mereka punya satu visi, satu rasa untuk melayani, berjalan bersama, dan siap untuk saling melayani satu sama lain,” lanjutnya.

Romo Yanu berharap bekal spiritual ini menjadi fondasi bagi pengurus dalam menghadapi tantangan ke depan. “Mereka diharapkan punya kesiapan batin untuk memikul ‘salib’ atau tugas-tugas selama masa kepengurusan mereka,” tutupnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama di tepi pantai, merefleksikan momen Yesus bersama para murid di Danau Tiberias.
(Benneo)

Mari Bagikan
BACA JUGA:  FKUB Kabupaten Klaten Melantik Pengurus Kecamatan Sadar Kerukunan Berbasis Budaya Di Kecamatan Jatinom