INTERESTNEWS, — KLATEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Klaten terus diperkuat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanganom 2 yang berlokasi di desa Karangan, Kecamatan Karanganom, Klaten, di kawasan Kodim 0723/Klaten resmi dibuka pada Jumat (10/7/2026) dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin (13/07/2026).
Peresmian SPPG Karanganom 2 desa Karangan dihadiri unsur Forkopimcam, jajaran Kodim 0723/Klaten, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, pemerintah desa, serta sejumlah tamu undangan. Pada tahap awal, dapur pelayanan ini akan melayani 965 penerima manfaat dari enam satuan pendidikan.
Pemilik Yayasan Manunggal Kartika Jaya sekaligus mitra penyedia fasilitas SPPG, Dwiki Mahesa Putra, menjelaskan yayasan bertanggung jawab menyiapkan seluruh sarana dan prasarana dapur, mulai dari bangunan, peralatan memasak, kendaraan distribusi hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Sementara pengelolaan operasional dapur berada di bawah tanggung jawab Kepala SPPG. Mulai tanggal 13 Juli kami sudah mulai berjalan. Tahap awal akan melayani 965 penerima manfaat sesuai sasaran yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Kepala SPPG Karanganom 2 desa Karangan, Muhammad Huda Helmiansyah, mengatakan seluruh bahan baku makanan diprioritaskan berasal dari petani, pedagang lokal, dan pelaku UMKM di wilayah Karanganom. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Untuk bahan baku kami tetap melibatkan petani lokal dan UMKM agar manfaat program ini juga dirasakan masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, penyusunan menu mengacu pada standar Badan Gizi Nasional sehingga kandungan gizi, kualitas bahan pangan, dan proses pengolahan makanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk menjamin keamanan pangan, pengawasan dilakukan secara ketat setiap hari, mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan. Seluruh petugas diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap serta tidak diperkenankan memakai perhiasan selama proses produksi guna menjaga higienitas makanan.
Pada tahap awal, SPPG Karanganom 2 desa Karangan akan melayani enam sekolah, yaitu TK Rabbani, SD Rabbani, SD Negeri 1 & 2, MTs Al Muttaqin, MA Al Muttaqin Pancasila Sakti, dan SLB Binastika, dengan total 965 siswa sebagai penerima manfaat. Perluasan sasaran akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil koordinasi lebih lanjut.
Helmi memastikan seluruh sumber daya manusia di SPPG, mulai dari tenaga gizi, tenaga keuangan, kepala dapur hingga relawan, telah siap menjalankan operasional sehingga pelayanan dapat dimulai sesuai jadwal.
Kehadiran SPPG Karanganom 2 desa Karangan diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Klaten sekaligus membuka peluang pemberdayaan petani dan pelaku UMKM lokal melalui penyediaan bahan pangan yang berkelanjutan.
(Sino)
