INTERESTNEWS, — KLATEN, — Bertempat di Joglo Umbul Bethek Malang Jiwan Kebonarum, Ikatan Karyawan Katolik Klaten (IK3) menggelar Pendalaman Iman pada Minggu, 26 April 2026. Kegiatan dihadiri 30 anggota dan dipimpin oleh Prodiakon Ambar dari Paroki Roh Kudus, Kebonarum
Dalam paoarannya berdasarkan Injil Yohanes 10:1-10, Prodiakon Ambar menegaskan bahwa Yesus adalah pintu satu-satunya jalan keselamatan.
“Yesus adalah pintu, satu-satunya jalan keselamatan. Artinya, tidak ada jalan lain menuju Bapa dan hidup kekal selain melalui Yesus. Bukan lewat perbuatan baik, bukan lewat agama, bukan usaha manusia belaka — hanya melalui Yesus keselamatan terjadi,” tegasnya.
Ia melanjutkan, “Domba-domba mendengarkan suara-Nya dan Ia memanggil domba-domba-Nya masing-masing menurut namanya… domba-domba itu mengikuti Dia, karena mereka mengenal suara-Nya.”
“Sebagai domba kita dipanggil dan kita mengikuti untuk lmenjalankan kehendak-Nya,” ujar Ambar mengajak peserta merenungkan
panggilan sebagai murid Kristus.
Ia kemudian berefleksi: “Seberapa kita kenal suara Tuhan? Suara-Nya biasanya tidak bising. Dia bicara lewat Firman, lewat damai sejahtera yang menegur, lewat nurani yang dilatih kebenaran. Kalau kita jarang baca Firman dan jarang hening, wajar kalau suara lain terdengar lebih keras. Domba yang sehat adalah domba yang tiap hari dengar suara Gembalanya.”
Mengupas ayat 10, ia menjelaskan kontras tajam antara pencuri dan Yesus: “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Jadi, pencuri _pakai_ kamu. Yesus _kasih_ hidup untuk kamu. Yang satu menguras, yang satu mengisi. Yang satu janji palsu, yang satu berkelimpahan — bukan selalu harta, tapi damai, tujuan, pengampunan, dan hidup yang utuh di tengah segala situasi.”

Pendalaman iman ditutup dengan doa yang dipimpin oleh FX Pardiman. Secara khusus ia mendoakan nasabah PD BKK Klaten berjumlah 6.800 orang dengan total tabungan 52 miliar yang sampai saat ini belum tuntas. Seluruh anggota yang hadir memanjatkan doa dengan harapan permasalahan ini segera terselesaikan dan uang tabungan para nasabah dapat dikembalikan.
Acara dilanjutkan dengan renang bersama sebagai wujud persaudaraan dan kegembiraan.
( Benneo)
