Kirab Budaya Yaa Qowiyyu 2026 Resmi Dibuka, Tradisi 400 Tahun Siap Dongkrak Pariwisata dan UMKM Jatinom

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Rangkaian tradisi Kirab Budaya Yaa Qowiyyu 2026 resmi dibuka di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang telah menjadi warisan budaya selama lebih dari 400 tahun ini diawali dengan pertunjukan seni di Pasar Jatinom dan tradisi Gejok Lesung sebagai simbol dimulainya perhelatan budaya tahunan tersebut.

Ketua Panitia Kirab Budaya Yaa Qowiyyu 2026 yang juga Plt. Kepala Desa Jatinom : Purwono, menjelaskan pembukaan kirab menjadi awal dari 10 rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga Agustus 2026.

Kirab menempuh rute sekitar empat kilometer, dimulai dari Kantor Kecamatan Jatinom menuju Masjid Gede, Masjid Alit, hingga berakhir di Oro-Oro Yaa Qowiyyu. Di lokasi terakhir dilaksanakan prosesi pemotongan pita serta sebar apem secara simbolis.

Ribuan peserta turut memeriahkan kirab, terdiri atas 10 grup marching band, pasukan pengibar bendera (Paskibra), kontingen budaya dari 17 desa dan 1 kelurahan, serta komunitas Masyarakat yang ikut menyemarakkan jalannya kegiatan.

Menurut Purwono, penyelenggaraan Yaa Qowiyyu tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi atau nguri-uri budaya leluhur, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Jatinom.

Puncak perayaan akan digelar pada 31 Juli 2026 melalui tradisi penyebaran 7 ton apem, meningkat dari 6,5 ton pada tahun sebelumnya. Ribuan apem tersebut merupakan sedekah dari masyarakat se-Kecamatan Jatinom sebagai simbol doa, rasa syukur, dan harapan memperoleh keberkahan.

Sementara itu, penutupan rangkaian Yaa Qowiyyu dijadwalkan pada 21 Agustus 2026 dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang Ki Bayu Aji. Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan direncanakan dihadiri langsung oleh Kepala BPIP.

BACA JUGA:  Sinergi Membangun Desa: KBMKB ke-33 Sasar Betonisasi dan Rehabilitasi RTLH di Pakisan

Dalam sambutannya, Camat Jatinom Agus Sunyata menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, Puskesmas, TP PKK, pemerintah desa, PKH, Pakasa, KUA, hingga warga yang selama ini bergotong royong menjaga kelestarian tradisi Yaa Qowiyyu.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai serta mendoakan agar seluruh warga Jatinom senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.

Agus turut menyoroti keberhasilan Yaa Qowiyyu meraih Platfom Award 2025, yang menurutnya menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Jatinom. Prestasi tersebut diharapkan semakin memotivasi warga untuk mempertahankan nilai-nilai sengkuyung dan guyub rukun dalam melestarikan warisan budaya.

“Semoga seluruh rangkaian Yaa Qowiyyu 2026 berjalan lancar, membawa keberkahan bagi masyarakat, menggerakkan perekonomian daerah, serta menjadikan Jatinom semakin gemah ripah loh jinawi,” harapnya.

(Sino)

Mari Bagikan