Kodim 0723/Klaten Gelar Penyuluhan Bahaya Narkotika, Perkuat Komitmen Personel Cegah Penyalahgunaan Narkoba

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Kodim 0723/Klaten melalui Klinik Pratama Kartika 23 Klaten dan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menggelar penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika di Aula Kodim 0723/Klaten, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman personel mengenai jenis-jenis narkotika, bahaya serta dampak penyalahgunaannya. Selain itu, penyuluhan bertujuan membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan satuan, keluarga, dan masyarakat yang bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Penyuluhan menghadirkan dr. Rahma Dhamiyant Izzati, Dokter Klinik Pratama Kartika 23 Klaten, sebagai pemateri. Kegiatan turut dihadiri Lettu Cba Ariztiyana Ika P., Pjs. Pasi Intel Kodim 0723/Klaten, serta Peltu Suripto, Bati Si Intel Kodim 0723/Klaten.

Dalam pemaparannya, dr. Rahma menjelaskan berbagai jenis narkotika, karakteristik penyalahgunaan, serta risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan dan kehidupan seseorang.

Menurutnya, dampak penyalahgunaan narkotika tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan psikologis, kehidupan sosial, hubungan keluarga, hingga masa depan seseorang.

> “Pengetahuan mengenai jenis dan bahaya narkotika sangat penting agar kita mampu mengenali risiko sejak dini. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga, terutama dengan memberikan perhatian serta pengawasan kepada anak-anak agar tidak mengenal maupun terpengaruh penyalahgunaan narkotika,” jelas dr. Rahma.

Ia mengajak seluruh personel tidak berhenti pada pemahaman pribadi, tetapi turut meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat di wilayah binaan.

Sementara itu, Lettu Cba Ariztiyana Ika P. menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

> “Jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa kepada penyalahgunaan narkotika. Setiap personel harus memiliki keteguhan sikap serta mampu menjaga diri dan keluarga dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan narkotika membutuhkan keterlibatan semua pihak. Personel TNI tidak hanya dituntut menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, tetapi juga dapat menjadi penggerak kesadaran masyarakat melalui komunikasi sosial dan pembinaan di wilayah.

BACA JUGA:  Perayaan Hari Anak Se - Dunia Tahun 2024 “Listen to The Future”

Melalui penyuluhan P4GN tersebut, Kodim 0723/Klaten menegaskan komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sekaligus memperkuat kesadaran kolektif di lingkungan satuan dan masyarakat.

Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disampaikan kepada keluarga dan masyarakat di wilayah binaan. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kodim 0723/Klaten akan terus mendorong edukasi dan langkah-langkah pencegahan narkotika sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial masyarakat di wilayah Kabupaten Klaten.

(Sino)

Mari Bagikan