INTERESTNEWS, — KLATEN – Menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau, berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian terus dilakukan di Kabupaten Klaten. Salah satunya melalui rencana pembangunan Sumur Uji Produksi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom.

Dukungan terhadap rencana tersebut ditunjukkan Babinsa Desa Puluhan Koramil 05/Jatinom Kodim 0723/Klaten, Serka Riyanto, dengan menghadiri sosialisasi pembangunan Sumur Uji Produksi JIAT di Aula Desa Puluhan, Jumat (28/8/2026).

Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat mengenai rencana pembangunan jaringan irigasi air tanah sekaligus manfaatnya bagi pemenuhan kebutuhan air pertanian.

Hadir dalam kegiatan itu Fatoro dari PPK bersama Tim BBWS Bengawan Solo, Yulianto dari Dinas Pertanian Kabupaten Klaten, Kepala Desa Puluhan Sajadi beserta perangkat desa, Babinkamtibmas Desa Puluhan Bripka Tri Y, Ketua Kelompok Tani Makmur Jumali bersama anggota, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, tim terkait menjelaskan rencana pembangunan sumur uji produksi JIAT yang diharapkan dapat membantu menjaga pasokan air ketika curah hujan menurun dan ketersediaan air permukaan mulai terbatas.

Serka Riyanto mengatakan, Babinsa siap mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

> “Kami mendukung pembangunan Sumur Uji Produksi JIAT ini karena ketersediaan air sangat penting bagi masyarakat, terutama para petani. Dengan adanya sarana irigasi yang memadai, diharapkan kebutuhan air untuk pertanian dapat lebih terjaga saat musim kemarau,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan instansi teknis. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat juga diperlukan sejak tahap perencanaan hingga pemanfaatan infrastruktur.

BACA JUGA:  Inisiatif Safari Ke Kementerian, Ahmad Luthfi Sudah Mulai Kerja Untuk Jateng, Meski Belum Dilantik

Pembangunan JIAT di Desa Puluhan diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pengelolaan lahan pertanian. Ketersediaan air yang lebih terjamin dapat membantu petani mengurangi risiko terganggunya kegiatan bercocok tanam akibat kondisi kemarau.

Keterlibatan kelompok tani dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi juga dinilai penting untuk memastikan masyarakat memahami tujuan, manfaat, serta tahapan pembangunan. Dengan komunikasi yang baik sejak awal, pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat berjalan lancar dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Serka Riyanto juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga infrastruktur irigasi apabila nantinya telah terealisasi. Pemanfaatan secara bijak dan pemeliharaan bersama diperlukan agar fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin kuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi teknis, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kekeringan.

Kodim 0723/Klaten berkomitmen mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur pertanian, serta berbagai upaya menghadapi dampak musim kemarau di wilayah Kabupaten Klaten.

(Sino)

Mari Bagikan