INTERESTNEWS, — KLATEN – Upaya menjaga produktivitas pertanian terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan masyarakat. Babinsa Koramil 02/Jogonalan Kodim 0723/Klaten, Sertu Suramto bersama dua Babinsa lainnya, turun langsung membantu petani memasang jaring penghalau burung di area persawahan Desa Rejoso, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Senin (10/8/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan bersama Suyana, anggota Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur, sebagai langkah antisipasi serangan burung yang berpotensi merusak tanaman padi, terutama menjelang masa panen.
Para Babinsa membantu memasang jaring pada sejumlah petak sawah. Penghalau tersebut diharapkan dapat mengurangi serangan burung yang memakan bulir padi sehingga potensi kehilangan hasil panen dapat ditekan.
Sertu Suramto mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung sektor pertanian dan program ketahanan pangan.
> “Kami hadir untuk membantu masyarakat, khususnya para petani agar hasil pertanian dapat terjaga dengan baik. Pemasangan jaring ini merupakan salah satu upaya menghalau burung yang sering memakan bulir padi sehingga dapat mengurangi hasil panen. Dengan adanya pendampingan ini diharapkan produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah petani tidak hanya membantu pekerjaan di lapangan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada kelompok tani.
Babinsa juga mengajak petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan, menjaga kualitas hasil panen, serta memanfaatkan metode dan teknologi pertanian yang efektif. Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan dan mewujudkan ketahanan pangan.
Suyana mengapresiasi pendampingan yang diberikan Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas pertanian memberikan bantuan tenaga sekaligus menambah semangat para petani.
> “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu pemasangan jaring, mereka juga selalu memberikan semangat dan masukan kepada kami agar tetap berupaya meningkatkan hasil pertanian. Kehadiran Babinsa membuat kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Koramil 02/Jogonalan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Sinergi antara TNI dan kelompok tani diharapkan mampu membantu petani menghadapi berbagai kendala di lapangan sekaligus menjaga produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Klaten.
Melalui jajaran Babinsa, Kodim 0723/Klaten akan terus mendorong pendampingan dan komunikasi bersama masyarakat, khususnya petani. Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Sino)
