INTERESTNEWS, — KLATEN – PT BPR Bank Klaten memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 dengan menggelar Gebyar Tabungan Semar dan Tabungan Simba, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 nasabah dan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong peran Bank Klaten dalam pemberdayaan ekonomi daerah.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengapresiasi perjalanan panjang Bank Klaten selama 75 tahun. Menurutnya, kemampuan bank untuk bertahan dan bertransformasi di tengah berbagai tantangan menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Bank Klaten tetap terjaga.
Hamenang menilai Bank Klaten mampu mempertahankan kinerja keuangan, permodalan, serta neraca yang terus tumbuh secara sehat dan profesional. Bahkan, ketika sejumlah BPR di daerah lain menghadapi penghentian operasional, Bank Klaten dinilai tetap menunjukkan resiliensi dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Klaten.
Bupati mendorong jajaran manajemen untuk terus menjaga profesionalisme sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam pembiayaan maupun penghimpunan dana masyarakat melalui berbagai program, termasuk Gebyar Hadiah Tabungan.
Selain itu, Bank Klaten diharapkan terus memperkuat ragam produk pembiayaan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sejumlah produk yang tersedia antara lain Kredit Umum, PPPK, Subur, Emas, dan Pamong.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah Kredit Subur yang secara khusus diarahkan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan tambahan modal usaha sehingga mampu berkembang dan naik kelas.
Hamenang juga menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan masyarakat. Edukasi tersebut diperlukan agar masyarakat mampu memilih produk pembiayaan yang aman dan sesuai kebutuhan serta tidak terjebak pada praktik rentenir maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.
Ia berharap Bank Klaten terus melakukan inovasi dan transformasi sehingga semakin mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan mendukung terwujudnya masyarakat Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Kinerja Bank Klaten Tumbuh Positif
Direktur Utama Bank Klaten, Dewi Ekosari K., S.E., M.M., mengatakan Gebyar Tabungan Semar dan Tabungan Simbal merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-75 sekaligus bentuk apresiasi kepada nasabah.
“Dalam rangkaian HUT yang ke-75, hari ini kita menyelenggarakan Gebyar Tabungan Semar dan Tabungan Simba. Ada sekitar 400 nasabah,” jelasnya.
Sebanyak 121 hadiah disiapkan dalam gebyar tersebut. Hadiah utama terdiri atas satu unit mobil Honda Brio dan satu unit Toyota Calya. Selain itu, tersedia dua sepeda motor, dua sepeda motor listrik, kulkas, televisi, serta berbagai hadiah lainnya.
Dewi menyebutkan, kinerja Bank Klaten pada 2026 juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, aset Bank Klaten mencapai sekitar Rp580 miliar, dana nasabah sekitar Rp450 miliar, sementara total kredit yang disalurkan mencapai sekitar Rp442 miliar.
“Alhamdulillah, untuk 2026 kita berkinerja bagus. Aset kita Rp580 miliar, dana nasabah sekitar Rp450 miliar, dan kredit yang diberikan sekitar Rp442 miliar,” ungkapnya.
Sebagai Bank Perekonomian Rakyat (BPR), Bank Klaten merupakan lembaga jasa keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dana masyarakat yang disimpan juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Karena itu, Dewi mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir untuk menabung di Bank Klaten selama memenuhi ketentuan penjaminan LPS.
Dukungan Pemkab Klaten
Dewi turut mengapresiasi dukungan Bupati dan Pemerintah Kabupaten Klaten terhadap Bank Klaten. Dukungan tersebut salah satunya ditunjukkan melalui kepercayaan pemerintah daerah dalam menempatkan sejumlah dana pemerintah di Bank Klaten.
“Selama ini support dari Pak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Klaten sangat luar biasa. Bank Klaten terbukti dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Klaten, ada dana-dana pemerintah yang ditempatkan di kami,” katanya.
Bank Klaten juga memiliki produk kredit daerah dengan bunga 0,2 persen per bulan, plafon maksimal Rp50 juta dan jangka waktu hingga 36 bulan. Dengan skema tersebut, bunga yang dibayarkan sekitar 2,4 persen per tahun, sehingga diharapkan dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih ringan bagi masyarakat.
Kinerja dan dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Bank Klaten sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga berperan aktif menyalurkan pembiayaan untuk menggerakkan perekonomian, khususnya sektor UMKM.
(Sino)
