INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., mengajak seluruh pemerintah kota di Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) memperkuat kolaborasi dan menerjemahkan berbagai rekomendasi strategis menjadi kebijakan nyata demi menghadapi tantangan fiskal dan pembangunan perkotaan.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III APEKSI Tahun 2026 bertema “Dari Kota untuk Indonesia” di Wahid Prime Hotel Salatiga, Kamis (23/7/2026).
Rakorkomwil III APEKSI 2026 mengusung semangat “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dan diikuti oleh kepala daerah dari 25 kota anggota Komwil III. Forum ini merupakan tindak lanjut hasil Rakernas XVIII APEKSI di Medan sekaligus menjadi wadah penyusunan program kerja yang berfokus pada konsolidasi, harmonisasi, dan penguatan kapasitas pemerintah daerah.
Dalam paparannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., menyoroti sejumlah tantangan hubungan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menjelaskan bahwa pendapatan pajak daerah masih didominasi sektor konsumsi, seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), sehingga belum sepenuhnya mampu mendorong investasi. Selain itu, pemerintah daerah juga dihadapkan pada kewajiban mandatory spending, perlunya pembaruan regulasi hak keuangan kepala daerah, penguatan pengelolaan sampah, hingga pembiayaan penyelenggaraan Pilkada yang memerlukan perhatian pemerintah pusat.
Sementara itu, Ketua Komwil III APEKSI yang juga Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa Rakernas XVIII APEKSI menghasilkan sepuluh rekomendasi strategis. Rekomendasi tersebut meliputi penguatan kapasitas fiskal daerah, penataan ASN dan PPPK, percepatan pembangunan infrastruktur, transformasi digital pelayanan publik, penguatan ketahanan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, penataan ruang, penguatan advokasi hukum, hingga pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota.
Farhan menambahkan, program kerja Komwil III APEKSI Tahun 2026 akan difokuskan pada empat pilar utama, yakni Climate and Urban Resilience, Governance and Fiscal Reform, Capacity Building, serta Youth and Innovation sebagai landasan memperkuat sinergi antarkota.
Dalam arahannya, Wali Kota Salatiga menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang telah disepakati harus segera diwujudkan melalui kebijakan yang implementatif dan kolaborasi yang semakin erat.
> “Jika di Kota Medan kita telah menyatukan suara melalui berbagai rekomendasi strategis, maka dari Salatiga mari kita menyatukan langkah. Saatnya setiap rekomendasi diterjemahkan menjadi kebijakan yang implementatif, kolaborasi yang semakin kuat, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Robby.
Ia juga mengajak seluruh kepala daerah menjaga soliditas dan kesamaan visi dalam membangun kota yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.
> “Setiap kota memiliki karakter, potensi, dan tantangannya masing-masing. Namun, kita dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pemerintahan yang semakin adaptif, pelayanan publik yang berkualitas, dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat,” pungkasnya.
Rakorkomwil III APEKSI 2026 di Kota Salatiga diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antarpemerintah kota sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan kota-kota yang tangguh, maju, berkelanjutan, dan mampu berkontribusi nyata menuju Indonesia Maju.
(Sino)
