INTERESTNEWS, — SALATIGA – Langkah preventif dalam menangani masalah banjir terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Salatiga. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., memimpin langsung aksi lingkungan bertajuk “Jaga Tirta” yang difokuskan pada pembersihan saluran irigasi di depan SMA Sainstek Ahmad Dahlan, Kota Salatiga, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemkot Salatiga, jajaran Kodim 0714/Salatiga, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Fokus utama aksi ini adalah mengangkat sedimentasi sepanjang kurang lebih 200 meter yang selama ini menjadi pemicu utama luapan air ke permukiman warga di wilayah RW 08 dan RW 09.
Sinergi dan Edukasi Lingkungan
Dalam arahannya saat memimpin apel, Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang konsisten menginisiasi gerakan Jaga Tirta. Ia menekankan bahwa banjir di Salatiga sering kali disebabkan oleh faktor manusia, seperti pembuangan sampah ke saluran irigasi dan pembangunan akses jembatan pribadi di atas saluran air yang tidak memperhitungkan kapasitas aliran.
> “Penanganan banjir bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya,” ujar Wali Kota.
Dukungan Pengelolaan Sampah
Sebagai bagian dari penguatan manajemen limbah, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Bank Jateng kepada Kelurahan Tingkir Tengah. Bantuan berupa tiga unit tempat sampah khusus botol plastik senilai Rp4.500.000 ini diharapkan mampu mendorong kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
Komitmen Berkelanjutan TNI
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Fajar Hapsari, menegaskan bahwa Jaga Tirta merupakan wujud komitmen TNI dalam menjaga lingkungan agar tetap layak huni. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kontrol sosial dengan saling mengingatkan jika melihat aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.
Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan aliran irigasi di wilayah Tingkir dan sekitarnya kembali lancar, sehingga potensi banjir luapan dapat diminimalisir saat intensitas hujan tinggi kembali melanda wilayah Kota Salatiga.
(Sino)
