Salatiga Siapkan Car Free Day 5 Juli 2026: Kolaborasi Sehat, Seni, dan Ekonomi

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga resmi mematangkan rencana pelaksanaan kembali Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan mulai bergulir pada 5 Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil menyusul arahan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk memperkuat budaya hidup sehat di tingkat daerah.

Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Kalitaman, Gedung Setda Kota Salatiga pada Jumat (22/5/2026), Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa CFD kali ini akan tampil berbeda dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat.

Fokus pada Kualitas Hidup dan Kesehatan

Wali Kota menekankan bahwa meski sektor ekonomi akan terbantu, fokus utama CFD bukanlah urusan komersial semata, melainkan sebagai wadah aktivitas fisik masyarakat.

> “Event ini dititikberatkan pada aktivitas fisik. Kita ingin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap pola hidup sehat. Saya berharap semua pihak menjadi satu roda yang saling menggerakkan untuk kemanfaatan warga Salatiga,” ujar dr. Robby.

Sinergi UMKM dan Komunitas Lokal

Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menambahkan bahwa keberlanjutan program ini bergantung pada keterlibatan komunitas lokal. Ia mendorong dinas terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap komunitas olahraga, pelaku seni, hingga pelaku usaha mikro.

Pihak PKK juga memastikan akan menerjunkan UMKM binaan, termasuk dari Rumah DILAN, untuk mengisi ruang-ruang ekonomi di sepanjang jalur CFD nantinya.

Manfaat Lingkungan dan Sosial

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Salatiga, Drs. Budi Prasetiyono, M.Si., merinci empat pilar utama penyelenggaraan CFD ini, yaitu:

1. Penghematan energi melalui pembatasan kendaraan bermotor.
2. Reduksi polusi udara di pusat kota.
3. Peningkatan kesehatan masyarakat secara masif.
4. Pemberdayaan ekonomi lokal (UMKM).

BACA JUGA:  Pabrik Tahu Sidorejo Lor Salatiga, Terbakar

Rapat tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, asisten pemerintahan, serta berbagai organisasi keolahragaan guna memastikan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat saat pelaksanaan di bulan Juli nanti.

Dengan persiapan yang matang, CFD Salatiga diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi panggung bagi seniman lokal dan penggerak ekonomi rakyat dalam satu harmoni ruang publik.

(Sino)

Mari Bagikan