INTERESTNEWS — KLATEN – Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kabupaten Klaten telah sukses menyelenggarakan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Gedung Eko Kapti, Klaten, Jawa Tengah, baru baru ini.
Acara yang diselenggarakan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) dihadiri lebih kurang 450 umat dari berbagai paroki se-Kabupaten Klaten, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen umat dalam pelayanan publik serta menegaskan identitas Klaten sebagai wilayah yang toleran.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Bupati Benny Indra Ardianto, jajaran Forkopimda, pengurus FKUB (Haji Samsudin Asrofi, H. Kemi, Wayan), Ketua KPU (Primus), serta Romo Basillus Edy Wiyanto Pr.
Semangat Bonum Commune dan Toleransi
Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, perayaan ini dikhususkan bagi para pelayan publik dan aktivis kemasyarakatan. Tujuannya adalah mengajak umat Katolik yang berkecimpung di pemerintahan maupun sosial—seperti Camat, Kepala Desa, hingga Ketua RT/RW—untuk terus berkomitmen mewujudkan kesejahteraan bersama (Bonum Commune) dan menjaga kondusivitas Klaten.
Acara dibuka dengan prosesi simbolis penyalaan lilin oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Romo Edy dengan iringan lagu syahdu “Malam Kudus”, yang dilanjutkan dengan renungan Natal serta sambutan-sambutan resmi.
Klaten Sebagai “Rumah Besar” bagi Semua
Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Beliau menyebut Klaten sebagai “rumah besar” bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun keyakinan.
Bupati juga mengapresiasi prestasi Klaten yang pernah meraih juara satu nasional Harmony Award. Menurutnya, hal tersebut adalah bukti nyata semangat toleransi yang didukung oleh warisan luhur seperti kedekatan lokasi Candi Prambanan dan Candi Plaosan.
“Saya berjanji akan selalu membersamai masyarakat dan hadir ketika gereja ada kegiatan. Kita ingin Klaten menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja,” ujar Bupati. Beliau juga mengajak generasi muda untuk lebih kreatif dan terlibat aktif dalam pembangunan desa melalui BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih.
Kabar Gembira Melalui Pelayanan
Sejalan dengan Bupati, Romo Basillius Edy Wiyanto dalam renungan Natalnya mengajak umat untuk melihat kebijakan pemerintah, seperti Koperasi Merah Putih, sebagai wujud kabar gembira yang patut didukung. Beliau mengingatkan kembali ajaran sosial Gereja mengenai pentingnya mengutamakan kepentingan umum.
“Umat Katolik yang menjabat sebagai pelayan publik harus terus berkomitmen menjadi saluran berkat dan berpikir kreatif untuk kemajuan bersama,” pesan Romo Edy.
Partisipasi 10 Paroki
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 10 paroki di Kabupaten Klaten, yaitu:
Paroki Maria Assumpta Klaten
Paroki Wedi, Gantiwarno, Gondang, dan Bayat
Paroki Kebonarum, Ketandan, Jombor, Cawas, dan Delanggu.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan Kabupaten Klaten agar senantiasa dijauhkan dari bencana dan masyarakatnya semakin sejahtera menyongsong tahun 2026.
(Sino)
