Siapkan Etalase UMKM Unggulan, Wali Kota Salatiga Targetkan Renovasi Gedung Dekranasda Rampung 10 Juli

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga terus mematangkan persiapan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai pusat kreativitas dan etalase produk lokal. Guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., meninjau langsung progres renovasi gedung tersebut pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Menariknya, dalam kunjungan tersebut, Wali Kota memilih untuk berjalan kaki dari Rumah Dinas menuju lokasi. Langkah ini sengaja dilakukan agar ia dapat melihat langsung kondisi tata kota di sepanjang jalur yang dilaluinya.

Setibanya di lokasi, dr. Robby langsung memeriksa setiap sudut bangunan demi memastikan kualitas pengerjaan. Mulai dari kebersihan lantai, kesiapan ruang-ruang utama, hingga fasilitas sanitasi seperti kamar mandi tidak luput dari perhatiannya.

Di sela-sela peninjauan, ia menegaskan bahwa proyek renovasi ini memiliki tenggat waktu yang ketat.

“Saya minta target penyelesaian renovasi ini pada 10 Juli mendatang. Saya akan terus memantau perkembangannya melalui laporan mingguan dan, jika diperlukan, turun langsung kembali ke lapangan,” tegas Robby.

Percepatan Fasilitas Lewat Skema Sponsorship

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pendukung gedung, Wali Kota menginstruksikan jajarannya agar bergerak taktis dengan menggandeng pihak swasta dan perbankan melalui skema sponsorship. Menurut Robby, mekanisme ini jauh lebih efektif dan cepat ketimbang mengajukan Corporate Social Responsibility (CSR) yang cenderung memakan proses administrasi panjang.

Saat ini, Pemkot Salatiga tengah menggalang dukungan dari berbagai mitra strategis, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, BNI, Mandiri, dan beberapa perusahaan lainnya. Dukungan yang masuk nantinya akan dialokasikan langsung untuk kebutuhan mendesak, seperti pengadaan sarana display produk UMKM, dekorasi interior, dan fasilitas penunjang lainnya.

Wadah Kreativitas dan Produk Terkurasi

Gedung Dekranasda Salatiga ini nantinya akan mengusung konsep multifungsi yang terbagi dalam dua zonasi utama:

BACA JUGA:  Hadiri Perayaan Natal GPDI, Robby Hernawan Ajak Maknai Natal dengan Solidaritas dan Perkuat Identitas Kota Tertoleran

• Lantai Dasar: Akan difungsikan sebagai showroom atau ruang pamer utama yang menampilkan produk-produk unggulan daerah.
• Lantai Atas: Akan dimanfaatkan secara produktif sebagai ruang workshop serta rumah produksi kreatif bagi para perajin.

Namun, tidak semua produk bisa langsung dipajang. Pemkot Salatiga memberlakukan sistem seleksi yang ketat. Produk yang dipamerkan merupakan hasil karya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Salatiga yang telah lolos proses kurasi.

Langkah ini diambil sebagai garansi bahwa produk yang ditampilkan benar-benar merepresentasikan kualitas, kreativitas, dan daya saing tinggi, sehingga siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.
(Sino)

Mari Bagikan