INTERESTNEWS, — KLATEN – Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (1/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, selaku Inspektur Upacara dan diikuti sekitar 700 peserta dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan komitmen seluruh komponen bangsa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, di antaranya Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten M. Aria Rosyd, Ketua Pengadilan Agama Klaten Riana Ekawati, unsur TNI, jajaran pemerintah daerah, kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Klaten.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Memperingati Hari Lahir Pancasila adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan oleh Bupati Klaten.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Pancasila merupakan bintang penuntun bangsa yang telah terbukti mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi, ketidakpastian global, hingga dinamika geopolitik internasional.
Indonesia disebut sebagai contoh nyata keberhasilan menyatukan keberagaman yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku bangsa, bahasa, dan budaya dalam satu ikatan kebangsaan yang kokoh. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology yang diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Usai upacara, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum strategis untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Menurutnya, TNI bersama seluruh komponen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkokoh ketahanan nasional melalui persatuan yang kuat.
“Pancasila merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, kita diajak untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan demi mewujudkan Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera,” ujar Letkol Inf Slamet Hardianto.
Upacara berlangsung tertib, aman, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan komitmen bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Klaten dalam menjaga semangat kebangsaan serta memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembangunan nasional.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Klaten diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong, nasionalisme, dan persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional, sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
(Sino)
