INTERESTNEWS, — MEDAN– PT Elnusa Petrofin, anak usaha PT Pertamina (Persero), resmi menggandeng TNI dari Kodam I/Bukit Barisan untuk memperketat pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatra Utara.
Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya dugaan penyelewengan dan tindakan indisipliner oleh oknum pengemudi mobil tangki.
Keterlibatan prajurit TNI ini merupakan implementasi tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) guna mengamankan BBM sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas).
”Keadilan energi adalah hak mutlak rakyat. Kami memperketat seluruh lini dan menindak tegas siapa pun yang berani bermain-main dengan distribusi BBM. Tidak ada ruang bagi kompromi,” tulis Pertamina dalam keterangan resminya.
Selain pengawalan fisik oleh TNI untuk mengantisipasi intimidasi di lapangan, Pertamina juga menerapkan revolusi sistemik digital. Seluruh armada mobil tangki kini diawasi secara digital selama 24 jam non-stop guna memantau rute dan volume muatan secara presisi demi mencegah praktik “kencing di jalan”.
Manajemen menegaskan bakal menerapkan kebijakan zero tolerance. Oknum yang terbukti melakukan pelanggaran operasional akan langsung dijatuhi sanksi pemecatan tidak dengan hormat dan diseret ke ranah hukum.
Melalui pengawasan berlapis ini, Pertamina menjamin pasokan BBM dari Terminal BBM (TBBM) ke seluruh SPBU di Sumatra Utara akan tiba dengan volume yang tepat, aman, dan tepat waktu. (***)
