Pengurus DPD Golkar Klaten 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Langsung Gelar Rakerda dan Fokus Sentuh Akar Rumput

 

INTERESTNEWS, — KLATEN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Klaten resmi memulai babak baru kepengurusan. Pada Minggu (24/5/2026), bertempat di Gedung DPD Partai Golkar Klaten, digelar acara Pengukuhan Pengurus DPD Partai Golkar Klaten untuk periode 2025–2030. Prosesi sakral ini langsung dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk merumuskan program kerja strategis satu tahun ke depan.

Dalam narasinya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten periode 2025-2030, Basuki Efendi, menegaskan bahwa agenda utama pasca-pengukuhan ini adalah melakukan konsolidasi organisasi secara masif dan menyeluruh.

“Kami fokus merumuskan jadwal konsolidasi partai di semua tingkatan, mulai dari tingkat Pimpinan Kecamatan (PK) hingga tingkat Pimpinan Desa (PD) di seluruh wilayah Kabupaten Klaten,” ujar Basuki.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari program strategis partai untuk memperkuat mesin politik di daerah. Basuki menambahkan, konsolidasi total ini ditargetkan mampu meningkatkan raihan perolehan suara Partai Golkar di Kabupaten Klaten pada kontestasi politik mendatang.

Program Kerja Wajib Menyentuh Rakyat

Menindaklanjuti instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Golkar Klaten berkomitmen penuh untuk menghadirkan program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di tingkat paling bawah (akar rumput).

Hal ini sejalan dengan arahan Ketua DPW Partai Golkar Propinsi Jawa Tengah, Muhammad Saleh, yang turut hadir dalam acara tersebut. Saleh menekankan tiga instruksi penting bagi seluruh kader dan pengurus di daerah:

1. Rumah Aspirasi: Kantor DPD Golkar Klaten harus diposisikan sebagai tempat terbuka untuk menampung seluruh aspirasi warga masyarakat.
2. Kewajiban Fraksi: Anggota fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Klaten wajib hukumnya untuk mengawal dan menindaklanjuti setiap keluhan atau aspirasi yang masuk dari masyarakat.
3. Pendekatan Humanis: Mengutip masukan dari Bupati Sragen, para kader diminta untuk aktif turun ke lapangan dan membangun kedekatan dengan masyarakat demi mempermudah langkah kerja politik menuju tahun 2029.

BACA JUGA:  AM Hendropriyono: Palestina dan Israel Bukan Urusan Kita

“Golkar memiliki sejarah kuat di Kabupaten Klaten, di mana kita pernah menduduki posisi Bupati maupun Wakil Bupati. Harapan ke depan, Golkar Klaten bisa mendongkrak perolehan kursi di legislatif agar kontribusi dan sumbangsih nyata bagi masyarakat Klaten bisa semakin optimal,” tegas Muhammad Saleh.

Dinamika Koalisi dan Sikap Daerah

Menanggapi isu peta politik nasional, khususnya wacana koalisi permanen hingga sinyal dukungan sejumlah partai terhadap Prabowo, dinamika di tingkat daerah dipastikan tetap kondusif.

Basuki Efendi menjelaskan bahwa konstelasi politik nasional saat ini cenderung tidak memengaruhi hubungan antarpartai di daerah. “Hubungan dan komunikasi politik dengan partai-partai lain di Klaten sejauh ini berjalan dengan sangat baik,” ungkapnya.

Meski memberikan catatan bahwa pada Pemilihan Bupati (Pilbup) lalu Partai Golkar Klaten tidak masuk dalam koalisi pengusung bupati terpilih, hal tersebut tidak membatasi ruang gerak partai untuk tetap produktif.

Terkait arah kebijakan makro partai, Muhammad Saleh menegaskan bahwa urusan koalisi dan arah dukungan Pilpres sepenuhnya merupakan wewenang mutlak dari DPP. Pihak pengurus di tingkat daerah berkomitmen memegang prinsip kepatuhan organisasi.

“Sikap kami di daerah jelas, kami mendengar dan kami taat terhadap apa pun keputusan DPP. Fokus kami di daerah saat ini adalah bekerja keras di lapangan dan menaikkan perolehan kursi,” pungkas Saleh.

(Sino)

Mari Bagikan