INTERESTNEWS, — SALATIGA – Upaya melestarikan budaya dan memperkuat ekonomi kreatif di Kota Salatiga memasuki babak baru. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka Galeri Batik Pesona Rejasa yang berlokasi di Aula Kelurahan Kecandran, Kamis (16/04/2026).
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dr. Bayu Joko Mulyono, Camat Sidomukti Agus Wibowo, serta berbagai tokoh masyarakat dan instruktur dari Batik Gemawang.
Simbol Keberanian dan Inovasi
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa galeri ini bukan sekadar ruang pameran statis, melainkan representasi dari dedikasi kader PKK dalam menjaga warisan budaya.
> “Pembukaan galeri ini adalah simbol keberanian dan konsistensi dalam mengangkat potensi lokal. Setiap motif mencerminkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Salatiga,” ujar dr. Robby.
Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung keberlangsungan batik khas daerah lainnya, seperti Batik Plumpungan, Batik Selotigo, dan Batik Trisala, agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
Bunga Rejasa: Identitas yang Kembali Bersemi
Camat Sidomukti, Agus Wibowo, menjelaskan pemilihan motif Bunga Rejasa bukan tanpa alasan. Bunga ini merupakan flora endemik yang identik dengan sejarah Salatiga. Dengan menjadikannya motif batik, diharapkan identitas lokal kota semakin kuat dan dikenal luas.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dr. Bayu Joko Mulyono, memberikan apresiasi atas produktivitas kelompok ini.
Total Produksi: Hingga saat ini, telah dihasilkan kurang lebih 137 lembar batik.
Target Kualitas: Meski tergolong baru, fokus utama ke depan adalah peningkatan kualitas kain dan inovasi desain.
Menuju Pasar Internasional
Melalui Galeri Batik Pesona Rejasa, Pemerintah Kota Salatiga berharap muncul kolaborasi yang lebih luas antara pengrajin, instansi pemerintah, dan sektor swasta. Harapannya, batik hasil karya warga Kecandran ini tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar nasional hingga internasional sebagai produk ekonomi kreatif unggulan.
Acara ditutup dengan peninjauan koleksi batik oleh Wali Kota beserta rombongan, yang menampilkan berbagai corak turunan dari motif Bunga Rejasa yang elegan dan modern.
(Sino)
