Rakor Pemkab Klaten Matangkan Penyusunan Profil Kabupaten Layak Anak

 

INTERESTNEWS, — KLATEN — Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Profil Anak Kabupaten Klaten Tahun 2025, Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengevaluasi sekaligus memperkuat komitmen perlindungan serta pemenuhan hak anak di Kabupaten Klaten.

Rakor yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Klaten tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 28 lembaga dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi data lintas sektoral guna memastikan dokumen profil anak yang disusun memiliki tingkat akurasi, validitas, dan akuntabilitas yang tinggi sebelum nantinya disahkan oleh Bupati Klaten.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Klaten, Puspo Enggar, menjelaskan bahwa penyusunan profil anak bukan sekadar memenuhi dokumen administrasi, melainkan menjadi instrumen penting untuk menggambarkan kondisi nyata implementasi pemenuhan hak anak di daerah.

“Penyusunan profil ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi sejauh mana implementasi lima klaster hak anak telah terwujud di Kabupaten Klaten. Kami ingin melihat bagaimana jaminan perlindungan dan pemenuhan hak anak di seluruh sektor benar-benar berjalan,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam rakor tersebut dibahas sejumlah poin penting, di antaranya pemenuhan hak sipil seperti kepemilikan akta kelahiran, penguatan lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif untuk menekan angka pernikahan dini, pemenuhan layanan kesehatan dasar, hingga penguatan sistem perlindungan khusus bagi anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Pemkab Klaten juga menargetkan peningkatan capaian dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Setelah sebelumnya berhasil mempertahankan predikat kategori Nindya, pemerintah daerah kini berupaya meningkatkan status tersebut menjadi kategori Utama.

“Target kami jelas, ingin mewujudkan Kabupaten Klaten yang semakin layak bagi anak. Jika sebelumnya berada pada kategori Nindya, dengan sinergi seluruh OPD kami berharap bisa naik ke kategori Utama,” kata Puspo.

BACA JUGA:  Warga Bumi Agung Jaya Terganggu, Proyek Siring Tidak Sediakan Akses Jalan Sementara

Para narasumber dalam kegiatan tersebut juga menekankan bahwa keberhasilan program Kabupaten Layak Anak sangat bergantung pada komitmen bersama yang berkelanjutan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Data yang terkumpul nantinya diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun perlindungan anak.

Melalui penyusunan profil anak yang komprehensif, diharapkan Pemerintah Kabupaten Klaten tidak hanya mengejar capaian predikat secara administratif, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan rakor ditutup dengan sesi sinkronisasi data dari masing-masing instansi sebagai langkah akhir untuk memastikan draf Profil Anak Kabupaten Klaten Tahun 2025 siap memasuki tahap finalisasi. (Sino)

Mari Bagikan