Sinergi Amankan Mudik 2026, RAPI Klaten Terjunkan 30 Personil, Kodim 0723 Tekankan Pelayanan Humanis

 

INTERESTNEWS,– ​KLATEN – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 11 Kabupaten Klaten memastikan kesiapan penuh dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 (Idulfitri 1447 H). Dukungan ini ditegaskan sebagai bentuk sinergi organisasi komunikasi bersama jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam Operasi Ketupat 2026.

Dalam acara buka bersama keluarga besar RAPI ​di Cafe Bu Is Tonggalan Klaten Rabu sore (4/3/2026), Ketua RAPI Wilayah 11 Klaten, Agus Ngatmanto (JZ11HSV), menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 30 personel yang akan disiagakan di enam titik strategis, termasuk area exit toll dan objek wisata. Menurutnya, kehadiran relawan RAPI sangat krusial dalam mempercepat alur informasi dari lapangan kepada petugas gabungan.

​”Kami menerjunkan personel dalam dua sif harian untuk memastikan pantauan di titik-titik rawan kemacetan tetap terjaga. Harapan kami, melalui dukungan komunikasi yang cepat dan akurat, relawan RAPI dapat membantu petugas mengurai kesemrawutan lalu lintas serta meminimalisir potensi kecelakaan,” ujar Agus usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Satya Haprabu Mapolres Klaten (Rabu,4/3/2026)
​Agus juga menekankan pentingnya kewaspadaan di titik keramaian baru, seperti kawasan Rowo Jombor, guna memastikan mobilitas masyarakat tetap terkendali.

Sejalan dengan hal tersebut, jajaran TNI melalui Kodim 0723/Klaten memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi lintas sektoral ini. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0723/Klaten, Mayor Inf Ismail Syahrudin, menegaskan bahwa penyatuan persepsi antarinstansi dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci keberhasilan operasi pengamanan tahun ini.
​”Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya—termasuk organisasi komunikasi—menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Fokus kita adalah memberikan pelayanan terbaik yang humanis agar seluruh rangkaian Idulfitri di Klaten berjalan kondusif,” tegas Mayor Inf Ismail Syahrudin.

BACA JUGA:  Pemkab Klaten Gelar Talk Show Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

​Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 14 hingga 25 Maret 2026. Dengan koordinasi yang solid antara petugas keamanan dan relawan komunikasi, diharapkan arus mudik di wilayah Klaten tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. (Benneo)

Mari Bagikan