INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Salatiga dalam rangka memberikan arahan terkait penguatan pembangunan kewilayahan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk mendorong pembangunan yang berangkat dari potensi masyarakat, peningkatan kesejahteraan warga, serta penguatan ketertiban dan kualitas lingkungan.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Camat Sidorejo.
Dalam arahannya, Robby menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas). Selain pemberian insentif tahunan, Linmas akan didorong untuk terlibat dalam berbagai program perangkat daerah yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan keterampilan mereka.
“Berikan ruang bagi Linmas untuk berkarya dan berinovasi guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Termasuk melibatkan Linmas wanita karena beberapa persoalan di masyarakat lebih efektif diselesaikan oleh sesama perempuan,” ujarnya.
Menurut Robby, keterlibatan Linmas dalam program pelatihan keterampilan produktif yang bekerja sama dengan Rumah Dilan dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka peluang ekonomi baru bagi para anggota Linmas dan keluarganya.
Selain membahas pemberdayaan masyarakat, Wali Kota juga menyoroti pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis. Ia meminta jajaran kelurahan melakukan pendataan secara akurat terhadap jumlah sekolah, peserta didik, ibu hamil, dan ibu menyusui agar kebutuhan layanan pangan dapat dipetakan dengan tepat dan merata.
Di bidang lingkungan, Robby menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Ia mengajak warga untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga serta memanfaatkan sampah organik menjadi kompos dan biopori.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Pemerintah Kota Salatiga berencana menyelenggarakan kompetisi kebersihan antar-kelurahan dan RW sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi warga.
Lebih lanjut, Robby meminta setiap lurah segera menyusun rencana aksi pengembangan wilayah yang mencakup sektor ekonomi, pariwisata, dan digitalisasi. Menurutnya, setiap kelurahan memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi lokal apabila dikelola secara terarah dan berkelanjutan.
Penguatan sektor UMKM juga menjadi salah satu fokus pembangunan. Pemerintah Kota akan mendorong pengembangan produk unggulan daerah dari proses produksi hingga pemasaran. Produk-produk lokal yang memiliki kualitas baik akan difasilitasi untuk dipromosikan di area bandara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.
Di sisi lain, program satu rumah satu akses internet terus didorong untuk mempercepat transformasi digital, baik dalam pelayanan publik maupun pengembangan ekonomi kreatif berbasis teknologi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti pentingnya pengawasan rumah kos yang jumlahnya terus berkembang di Kota Salatiga. Ia meminta agar setiap rumah kos memiliki penjaga atau pengawas yang tinggal di lokasi guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Selain itu, BPKPD diminta melakukan pendataan ulang terhadap rumah kos yang beroperasi di wilayah Kota Salatiga sekaligus memastikan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung tertib administrasi serta meningkatkan kontribusi sektor rumah kos terhadap pendapatan daerah.
Melalui berbagai program dan arahan tersebut, Pemerintah Kota Salatiga berupaya membangun wilayah dari tingkat akar rumput dengan mengedepankan kolaborasi, inovasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan potensi lokal sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
(Sino)
