INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., meresmikan Poliklinik Geriatri di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Kamis (16/7/2026). Kehadiran layanan khusus bagi lanjut usia (lansia) tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mewujudkan kota yang ramah lansia.
Dalam sambutannya, Robby menegaskan bahwa lansia di Kota Salatiga harus menjadi lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan tetap produktif. Menurutnya, masa lanjut usia bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan fase kehidupan yang tetap memiliki kesempatan untuk berkarya dan berkontribusi.
“Lansia Salatiga bukan lansia yang hanya duduk di rumah, melamun, atau menghabiskan waktu dengan minum obat. Lansia kita adalah lansia yang sehat, mandiri, tetap berkarya, dan tidak bergantung kepada orang lain,” ujarnya.

Robby menyebut angka harapan hidup masyarakat Salatiga yang mencapai 78,27 tahun—tertinggi di Indonesia—serta jumlah penduduk lansia sebesar 12,8 persen menjadi potensi yang harus diimbangi dengan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Ia juga mengapresiasi inovasi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menghadirkan Poliklinik Geriatri sebagai layanan kesehatan khusus lansia. Menurutnya, penanganan kesehatan bagi lansia memerlukan pendekatan yang berbeda sehingga diperlukan pelayanan yang lebih komprehensif, terintegrasi, dan humanis.
Direktur RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, dr. Ita Rima Rahmawati, Sp.Rad., mengatakan Poliklinik Geriatri merupakan bagian dari transformasi pelayanan rumah sakit yang disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, layanan tersebut tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini, rehabilitasi, serta edukasi kesehatan bagi para lansia.
Ia menambahkan, kehadiran Poliklinik Geriatri sejalan dengan berbagai program Pemerintah Kota Salatiga, seperti pengembangan Geriatric Wellness and Senior Living serta Sekolah Lansia yang dijalankan oleh DP3AP2KB bersama Tim Penggerak PKK Kota Salatiga.
“Untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk komunitas lansia,” kata Ita.
Dengan diresmikannya Poliklinik Geriatri, Pemerintah Kota Salatiga berharap pelayanan kesehatan bagi lansia semakin optimal, sehingga para lanjut usia dapat menikmati kehidupan yang lebih sehat, aktif, mandiri, dan tetap berperan dalam pembangunan masyarakat.
(Sino)
