INTERESTNEWS,- KLATEN – Masalah ketertiban antara ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di kawasan fasilitas umum kini mendapatkan solusi konkret. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom, secara resmi menetapkan titik penjemputan (pick up point) bagi ojek online di kawasan Stasiun Klaten pada Jumat (23/01/26).
Langkah strategis ini bertujuan untuk menata sistem transportasi publik agar lebih tertib, aman, sekaligus menghilangkan potensi gesekan antar penyedia jasa transportasi.
Penataan Berbasis Kesepakatan Bersama
Peresmian ini ditandai dengan pemasangan tiang rambu cek poin ojek online secara simbolis oleh Bupati Klaten di halaman parkir Stasiun Klaten. Dalam pelaksanaannya, Bupati didampingi oleh perwakilan dari komunitas ojek online maupun ojek pangkalan sebagai wujud komitmen damai dan kerja sama.
“Penentuan titik ini adalah upaya pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang dan memastikan semua pihak, baik ojol maupun opang, bisa bekerja dengan tenang di kawasan stasiun,” ujar perwakilan pemerintah di sela kegiatan.
Dukungan Keamanan Terpadu
Kegiatan sosialisasi dan peresmian ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel gabungan. Komandan Koramil 01/Kota Kodim 0723/Klaten, Kapten Cba Budiono, hadir langsung memimpin pengamanan bersama pihak kepolisian dari Polsek Klaten dan Polres Klaten.
Kapten Cba Budiono menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kebijakan ini demi stabilitas wilayah.
> “Kami berharap tidak terjadi lagi perselisihan. TNI melalui Koramil 01/Kota akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah strategis seperti Stasiun Klaten,” tegas Danramil.
Daftar Kehadiran Tokoh Penting
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan aparat keamanan, antara lain:
Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom (Bupati Klaten)
Jaka Purwanto, S.Sos., M.S.I (Pj. Sekda Kabupaten Klaten)
Kapten Czi Mujiyanto (Pasiaga Kodim 0723/Klaten)
AKP Suyono (Kapolsek Klaten)
Supriyono, S.Sos (Kepala Dinas Perhubungan Klaten)
Faturohman N (Kepala Stasiun Klaten)
Dengan adanya regulasi titik jemput yang jelas, kawasan Stasiun Klaten kini diharapkan menjadi model percontohan bagi fasilitas umum lainnya di Kabupaten Klaten dalam mengelola integrasi transportasi modern dan konvensional secara harmonis.
(Sino)
