INTERESTNEWS, –BANTUL — Komunitas Napak Ziarah Pugeran (KNZP) kembali menggelar aksi ziarah dengan berjalan kaki menempuh rute sepanjang 15,5 kilometer. Perjalanan spiritual tersebut dimulai dari tempat bermarkas mereka di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Pugeran, Yogyakarta, menuju Gereja HKTY Ganjuran, Kabupaten Bantul. Diikuti 130 peserta dari pelbagai kelompok usia berpartisipasi dengan penuh antusias pada hari Sabtu ( 26/9/26).
Seluruh rombongan bertolak dari Pugeran sejak pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB dan berhasil menyelesaikan rute perjalanan dalam kurun waktu rata-rata di bawah 4 jam.
Koordinator Bidang Kegiatan KNZP, Yohanes Budi Haryanto — atau yang akrab disapa Pak Sambo di kalangan komunitas pejiarah jalan kaki menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga fisik semata.

“Kami dari keluarga besar Komunitas Napak Ziarah Pugeran yang bermarkas di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, Yogyakarta. Kami resmi berdiri belum lama, baru tanggal 1 Mei 2026, dan kami setiap bulan mengadakan kegiatan untuk napak ziarah. Napak ziarah itu, ya kata lainnya yang mudah, ziarah dengan berjalan kaki,” ungkap Sambo.
Ia menambahkan bahwa KNZP secara resmi berada di bawah pengayoman organisasi gereja paroki.
”Komunitas Napak Ziarah ini berada di bawah naungan Koordinator Bidang Paguyuban dan Persaudaraan Dewan Pastoral Paroki Gereja Hati Kudus Pugeran. Serta mendapat apresiasi yang luar biasa dari Romo Paroki, Rm FX Sukendar Wignyosumarto Pr, dan sekarang kita mendapatkan pendampingan dengan kita menyebut ‘Romo Sahabat KNZP’, yaitu Romo Tian,” terangnya.
Mengenai kegiatan berjalan kaki sejauh 15,5 KM tersebut, Sambo menjelaskan jalannya acara serta pencapaian para pejiarah.
”Yang hari ini, kita ini rutinitas kita, dari Gereja Pugeran menuju ke Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran dengan peserta terlibat sekitar 130 orang. Dengan jalan kaki dan jarak ini lumayan ya, middle-lah di 15,5 kilometer. Dengan waktu tempuh tadi sekitar rata-rata di… semuanya kurang dari 4 jam tadi,” tutur Sambo.
Sebelumnya, KNZP juga telah melintasi berbagai rute peziarahan lainnya.
”Ada beberapa tujuan yang pernah kita lakukan. Ada dari Gereja Pugeran ke Candi Ganjuran, ada dari Gereja Pugeran ke Gereja Salib Suci Gunung Sempu, Sendang Semanggi. Kemudian yang luar biasa spektakuler, kemarin di bulan Agustus tanggal 29, kita Pugeran menuju ke Gua Maria Tritis dengan jarak yang cukup fantastis, sekitar 60 kilometer dengan peserta yang sangat luar biasa. Ke depan kita akan terus seperti itu, mengisi setiap bulan untuk diadakan kegiatan,” paparnya.
Sesampainya di kompleks Gereja HKTY Ganjuran, para pejiarah beristirahat sejenak sebelum memungkasi rangkaian ibadah dengan mengikuti Misa bersama pada pukul 11.00 WIB.
Harapan Kegiatan Ziarah Jalan Kaki
Sambo membeberkan secara mendalam mengenai harapan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan rutin ziarah jalan kaki ini:
”Harapannya, sesuai dengan dasar-dasar pemikiran kita, adalah untuk mendapatkan pengalaman iman di dalam peziarahan dengan cara berjalan kaki. Tentu di sana kita akan saling bantu-membantu, saling menghargai. Kemudian satu dengan yang lain itu adalah bisa kontrol egoisme, bagaimana sosial kita membantu teman yang mungkin kepayahan dan lain sebagainya.”

Foto : Tempat Finish Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran
Ia berharap olah rohani dan penempaan fisik ini dapat membentuk karakter keumatan yang lebih peduli:
”Kira-kira seperti itu, jadi pengalaman iman itu yang kita butuhkan. Nantinya semua orang itu diharapkan bisa semakin menjadikan dirinya itu orang yang bisa kontrol egois,” tutup Sambo.
(Benneo)
