INTERESTNEWS, — SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kota Salatiga Tahun 2026 dengan menggelar kegiatan di Aula Terminal Tingkir, Rabu (03/06/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., sebagai wujud penghormatan kepada para lanjut usia yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Dalam sambutannya, Wali Kota Salatiga menegaskan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghargaan atas pengorbanan, keteladanan, dan nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan para lansia kepada generasi penerus.
“Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen mewujudkan kota yang ramah lansia melalui penguatan layanan kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Saya berharap para lansia di Kota Salatiga dapat terus hidup sehat, mandiri, produktif, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.
Ketua Panitia, Ani Hascaryani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 350 peserta yang berasal dari Legiun Veteran Republik Indonesia serta berbagai organisasi dan komunitas lansia di Kota Salatiga. Menurutnya, peringatan HLUN menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas perjalanan hidup dan kontribusi para lansia dalam berbagai bidang kehidupan.
“Kegiatan ini bertujuan mengapresiasi dan menghormati perjalanan hidup serta kontribusi para lansia dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menggali potensi diri para lansia sekaligus mendorong mereka agar tetap aktif, sehat, produktif, dan bahagia di usia senja,” jelasnya.
Sementara itu, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, S.AP., menyampaikan bahwa peringatan HLUN menjadi pengingat akan besarnya jasa dan peran para lanjut usia dalam pembangunan bangsa. Ia juga mengungkapkan capaian Terminal Tipe A Tingkir yang kembali memperoleh penghargaan nasional dalam bidang pelayanan publik inklusif.
“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa para lanjut usia telah memberikan suri teladan dan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Pada Mei lalu, kami kembali menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam ajang Penyelenggaraan Pelayanan Publik Inklusif dengan meraih peringkat ketiga dari 515 instansi di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Peringatan HLUN 2026 di Salatiga berlangsung meriah dengan beragam kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan partisipasi sosial para lansia. Kegiatan tersebut meliputi edukasi kesehatan yang disampaikan dosen Fakultas Psikologi UKSW, dr. Epsilon Dewanto, M.M., penyerahan simbolis bantuan cash transfer dari Kementerian Sosial melalui Sentra Antasena Magelang kepada 45 penerima manfaat klaster lanjut usia dan disabilitas, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga, serta layanan fisioterapi dari Sentra Antasena Kemensos.
Selain itu, para peserta juga dapat menikmati pameran hasil karya lansia dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Salib Putih dan LKS Bina Sosial. Suasana semakin semarak dengan peluncuran Lansia Band dan penampilan line dance dari komunitas The Sisters yang menunjukkan bahwa para lansia tetap aktif, kreatif, dan produktif.
Melalui peringatan HLUN 2026, Pemerintah Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan yang inklusif dan ramah lansia. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, para lansia diharapkan dapat menjalani masa tua yang sehat, bahagia, bermartabat, dan tetap berdaya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
(Sino)
