Berdayakan Perempuan Rawan Ekonomi, Wali Kota Salatiga Dorong Kemandirian Lewat Pelatihan Rice Bowl

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka pelatihan memasak bagi perempuan rawan sosial ekonomi di Fanny Cake and Bakery, Selasa (12/5/2026). Didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui sektor kuliner.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes., Camat Tingkir, serta Lurah Kutowinangun Lor.

Dalam arahannya, dr. Robby menekankan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas dan ketahanan keluarga. Pelatihan ini bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan upaya strategis pemerintah untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang memiliki nilai jual.

> “Pelatihan ini adalah pintu bagi ibu-ibu untuk membuka peluang usaha baru. Kita ingin perempuan di Salatiga tidak hanya terampil di dapur, tapi juga mampu membantu menggerakkan roda ekonomi keluarga,” ujar Robby.

Potensi Bisnis Rice Bowl dan Digitalisasi
Robby secara spesifik menyoroti pemilihan menu rice bowl dalam pelatihan kali ini. Menurutnya, rice bowl adalah produk yang sangat relevan dengan gaya hidup modern karena praktis dan mudah dipasarkan ke berbagai kalangan.

Namun, ia mengingatkan bahwa keterampilan memasak saja tidak cukup. Para peserta didorong untuk melek digital dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
“Keberhasilan usaha ditentukan oleh kemauan untuk terus belajar dan keberanian memulai. Manfaatkan teknologi untuk pemasaran digital agar jangkauan produknya bisa lebih luas,” tambahnya.

Komitmen Pendampingan Berkelanjutan
Agar program ini tidak berhenti pada seremonial belaka, Wali Kota menginstruksikan Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala. Hal ini bertujuan agar para peserta benar-benar mampu bertransformasi menjadi wirausaha mandiri yang memiliki unit usaha produktif di masa depan.

BACA JUGA:  Robby Hernawan: "Sepanjang Itu Untuk Membela Kepentingan Masyarakat Banyak Saya Apresiasi, Mari Wujudkan Salatiga Damai Dan Kondusif"

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, dr. Riani Isyana Pramasanthi, menjelaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kreativitas di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Rabu (13/5/2026). Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, para perempuan di Salatiga dapat muncul sebagai sosok yang lebih produktif, berdaya saing, dan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan keluarganya.

(Sino)

Mari Bagikan