Sambut Kunjungan Dirjen Kebudayaan, Robby Perkuat Pelestarian Cagar Budaya di Salatiga

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian sejarah dan warisan budaya. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan resmi Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (06/05/2026).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, dilakukan pembahasan intensif mengenai pengajuan sejumlah lokasi strategis sebagai Cagar Budaya. Fokus utama diskusi tertuju pada Gedung Pakuwon dan bangunan Rumah Dinas Wali Kota yang dinilai memiliki nilai historis tinggi bagi identitas kota.

Menelusuri Jejak Perjanjian Salatiga
Rangkaian visitasi kebudayaan ini diawali dengan peninjauan lapangan yang didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, serta jajaran pamong budaya. Destinasi pertama adalah Gedung Pakuwon di kawasan Alun-Alun Pancasila.

Gedung ini disinyalir berkaitan erat dengan peristiwa bersejarah penandatanganan Perjanjian Salatiga. Saat ini, tim ahli tengah melakukan pengkajian ulang untuk menentukan titik presisi lokasi perjanjian tersebut. Berdasarkan literatur, peristiwa itu terjadi di bangunan berdinding kayu yang diduga kuat merujuk pada area yang kini menjadi Aula Kantor Polres Salatiga. Di lokasi tersebut, rombongan juga meninjau benda cagar budaya berupa Yoni.

Prasasti Plumpungan dan Keberagaman Kota
Perjalanan dilanjutkan ke Museum Salatiga (Museum Plumpungan) untuk melihat langsung Prasasti Plumpungan. Prasasti ini merupakan bukti otentik yang menandai titik awal berdirinya Kota Salatiga. Selain prasasti, rombongan mengobservasi koleksi arca dan artefak batu peninggalan masa lalu yang ditemukan di berbagai wilayah kota.

Sebagai bentuk integrasi antara budaya dan ekonomi, rombongan juga bertolak ke Dekranasda Kota Salatiga guna meninjau potensi kerajinan lokal. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis pada akar budaya setempat.

BACA JUGA:  Walikota Salatiga Robby Hernawan Utamakan Birokrasi Bersih dan berintegritas Bebas Pungli

Agenda visitasi ditutup dengan kunjungan ke Kelenteng Hok Tek Bio. Kunjungan ini menjadi simbol nyata bahwa Salatiga tetap konsisten menjaga kerukunan umat beragama dan keberagaman, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari pelindungan kebudayaan di kota tertua di Indonesia ini.

(Sino)

Mari Bagikan