UMKM Grande 2026: Sinergi Dekranasda Jateng Dorong Produk Lokal Menuju Pasar Global

 

INTERESTNEWS, — SEMARANG – Ketua Dekranasda Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menghadiri puncak acara UMKM Grande 2026 yang digelar di Atrium Mall Paragon Semarang, Jumat (08/05/2026). Mengusung tema “Tumbuh, Tangguh, dan Mendunia,” ajang ini menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi pengembangan UMKM di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Dekranasda Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jawa Tengah ini merupakan langkah strategis menuju ajang nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI).

Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Ekonomi

Hadir sebagai tamu kehormatan, Wakil Ketua II Dekranas Pusat, Sri Suparni Bahlil, menekankan bahwa sektor UMKM adalah motor utama dalam pemberdayaan perempuan. Menurutnya, kontribusi perempuan di sektor ini berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga sekaligus ekonomi nasional.

> “Ketika perempuan diberdayakan, sesungguhnya masa depan bangsa sedang dipersiapkan,” tegas Sri Suparni dalam arahannya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyebutkan bahwa UMKM telah teruji sebagai fondasi ekonomi yang tangguh, terutama saat menghadapi masa sulit seperti pandemi. Ia mendorong para pelaku usaha untuk berani bertransformasi.

“Harapannya UMKM bisa tumbuh dari informal menjadi formal, dari lokal menuju nasional hingga internasional, serta mampu bertransformasi dari tradisional menjadi modern,” ujar Nawal.

Salatiga Sebagai Role Model Inovasi

Dalam sambutannya, Nawal Arafah Yasin secara khusus memberikan apresiasi terhadap UMKM asal Kota Salatiga. Ia mencontohkan keberhasilan Naruna dan D-9 yang sukses menembus pasar luas berkat konsistensi dalam berinovasi dan kemampuan beradaptasi dengan tren pasar modern.

Digitalisasi pun disebut sebagai kunci utama. Dengan pemanfaatan teknologi, produk unggulan daerah diharapkan tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di kancah global.

BACA JUGA:  Gereja Harus Mendukung Jemaat Berkarya

Rangkaian Kegiatan Kreatif

UMKM Grande 2026 tidak hanya menyajikan pameran produk secara fisik dan daring, tetapi juga menghadirkan beragam agenda pendukung seperti:

• Business Matching: Menghubungkan UMKM dengan calon investor dan pembeli potensial.
• Workshop & Capacity Building: Pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk dan manajemen usaha.
• Fashion Show Wastra Nusantara: Menampilkan kekayaan kain tradisional Jawa Tengah.
• Live Selling: Edukasi pemasaran langsung secara digital kepada konsumen luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan perbankan dapat terus terjalin erat demi menciptakan ekosistem UMKM yang lebih modern, tangguh, dan berkelanjutan.

(Sino)

Mari Bagikan