INTERESTNEWS, — SALATIGA — Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Wajib Pajak Daerah Kota Salatiga yang digelar di Ballroom Hotel Wahid Prime, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Salatiga serta diikuti para wajib pajak daerah, khususnya pelaku usaha di Kota Salatiga.
Dalam sambutannya, Wali Kota Robby menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dunia usaha sebagai penggerak utama perekonomian. Menurutnya, pajak daerah memiliki peran strategis dalam membiayai berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pajak yang Bapak/Ibu bayarkan bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan fasilitas kota, penataan ruang publik, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pengelolaan kebersihan, hingga pengembangan sektor pariwisata. Pemerintah juga terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif. Saya berharap forum ini dapat melahirkan pelaku usaha yang semakin inovatif, semakin taat pajak, serta bersama-sama membawa Kota Salatiga menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Robby.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Salatiga, Muh Wahyudi Joko Satoto, S.E., melaporkan bahwa kegiatan yang mengusung tema “Membangun Jiwa Pengusaha Modern Taat Pajak dan Berdaya Saing di Era Digital” tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, kepatuhan, dan partisipasi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah guna mendukung optimalisasi pendapatan daerah.
Ia menjelaskan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak sehingga kewajiban perpajakan daerah dapat dipenuhi secara tepat waktu, benar, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat sehingga kewajiban perpajakan daerah dapat dipenuhi secara tepat waktu, benar, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan ini diikuti 170 wajib pajak daerah yang terbagi dalam dua hari pelaksanaan, yakni 23–24 Juni 2026. Peserta terdiri atas wajib pajak PBJT jasa perhotelan, makanan dan minuman, serta jasa hiburan kesenian,” jelas Wahyudi.
Selain mendapatkan pembinaan terkait perpajakan daerah, para peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengembangan usaha dari para narasumber. Dr. Faqih Nabhan, M.M., menyampaikan materi bertajuk “Membangun Mentalitas Kepemimpinan dan Inovasi Pengusaha Modern”, sementara Roy Wibisono Anang Prabowo membawakan materi “Branding dan Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha”.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kepatuhan pajak, serta memperkuat daya saing ekonomi Kota Salatiga di era digital.
(Sino)
