Tanggul Sungai Dengkeng Jebol, Babinsa dan Pemdes Japanan Pantau Lokasi Terdampak

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Akibat curah hujan tinggi yang merata di wilayah Kecamatan Cawas, debit air Sungai Dengkeng meluap hingga mengakibatkan kerusakan serius pada tanggul di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Luapan air ini menyebabkan tanggul terkikis dan jebol di sisi timur Dukuh Padon, yang berujung pada terendamnya pemukiman warga serta lahan pertanian.

Menyikapi situasi darurat tersebut, Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Sertu Priyanto, bersama Kepala Desa Japanan dan didampingi Kepala Dusun Japanan, melaksanakan pemantauan langsung di lokasi terdampak pada Selasa (3/3/2026).

Dampak Luapan Air

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, banjir tersebut membawa dampak yang cukup signifikan bagi warga setempat:

Pemukiman: Sejumlah rumah warga tergenang air luapan.

Lahan Pertanian: Kurang lebih 10 hektar area persawahan yang ditanami padi berusia sekitar tiga bulan ikut terendam.

Infrastruktur: Tanggul sungai mengalami pengikisan parah dan jebol di titik sisi timur Dukuh Padon.

Langkah Tanggap Darurat

Sertu Priyanto menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui aparat kewilayahan merupakan bentuk tanggung jawab nyata dalam membantu masyarakat menghadapi situasi bencana.

> “Kami bersama pemerintah desa turun langsung untuk memantau kondisi di lapangan dan memastikan keselamatan warga. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penanganan tanggul agar tidak terjadi luapan susulan,” tegas Sertu Priyanto.

Imbauan untuk Warga

Selain memantau kerusakan, Babinsa juga mengantisipasi potensi kenaikan debit air susulan jika curah hujan kembali meningkat. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor kepada aparat desa maupun Babinsa apabila terjadi perkembangan situasi yang membahayakan.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI AD melalui Koramil 20/Cawas dengan pemerintah desa. Kodim 0723/Klaten menegaskan komitmennya untuk selalu responsif terhadap dinamika wilayah demi mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan kondusif pascabencana.
(Sino)

Mari Bagikan
BACA JUGA:  Penjelasan Kepala Desa Kemiri Terkait Proyek Pembangunan