INTERESTNEWS, — KLATEN — Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan pada Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, melalui video conference bersama Pangdam IV/Diponegoro, dengan lokasi pusat kegiatan di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Di Kabupaten Klaten sendiri, pembangunan dilakukan di empat titik secara serentak, yakni di Kecamatan Trucuk (Desa Karangpakel), Kecamatan Bayat, Kecamatan Cawas, dan Kecamatan Manisrenggo.
Salah satu titik strategis berada di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, dengan panjang bentangan jembatan mencapai 26 meter. Jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung penting antara Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bayat, sehingga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga.
Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimcam, antara lain Pjs Sekretaris Daerah Klaten Jaka Purwanto, Kepala Dispermasdes Wahyuni Sri Rahayu, Camat Trucuk Rabiman, Kapolsek Trucuk Muslimin, serta Kepala Desa Karangpakel Sri Sugiyanto.
Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas ekonomi.
“Pembangunan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan IV ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Sino)
