INTERESTNEWS,-KLATEN – Personel gabungan dari Koramil 09/Prambanan Kodim 0723/Klaten dan Polsek Prambanan memperketat pengamanan di kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan pada puncak masa ramai libur Natal, Sabtu (28/12/2025).
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan ribuan wisatawan yang memadati salah satu objek vital nasional tersebut.
Pengamanan Terpadu di Titik Strategis
Operasi pengamanan ini dipimpin langsung oleh Serka Tri Widarto dari Koramil 09/Prambanan bersama Aiptu Fatkur dari Polsek Prambanan.
Petugas disiagakan di berbagai titik krusial, mulai dari akses pintu masuk, area utama candi, hingga kantong-kantong parkir dan jalur keluar pengunjung.
Serka Tri Widarto menjelaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat momen libur besar yang memicu lonjakan pengunjung.
“Fokus kami adalah mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencurian (copet), vandalisme, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kami ingin memastikan wisatawan bisa menikmati kemegahan Candi Prambanan dengan perasaan aman,” ujar Serka Tri Widarto.
Pendekatan Humanis dan Preventif
Senada dengan hal tersebut, Aiptu Fatkur menekankan bahwa personel di lapangan mengedepankan tindakan preventif dan pendekatan humanis. Selain berjaga di pos-pos statis, petugas juga rutin melakukan patroli jalan kaki untuk memantau situasi secara langsung.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Candi Prambanan. Dengan pengawasan intensif namun tetap ramah, kami berharap seluruh pengunjung mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan tanpa rasa khawatir,” ungkap Aiptu Fatkur.
Menjaga Aset Budaya Bangsa
Mengingat Candi Prambanan adalah warisan budaya dunia yang harus dijaga kelestariannya, pengamanan ini tidak hanya bertujuan melindungi manusia, tetapi juga fisik bangunan candi dari tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Sinergi berkelanjutan antara TNI, Polri, dan pengelola TWC Prambanan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional selama masa libur keagamaan. Dengan kondisi yang kondusif, diharapkan sektor pariwisata di Kabupaten Klaten dapat terus tumbuh sekaligus menjaga marwah aset sejarah bangsa.
(Sino)
