INTERESTNEWS, — SALATIGA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Salatiga mulai memperkuat transformasi pelayanan melalui peluncuran logo baru dan aplikasi SIGAP (Sistem Informasi Gangguan dan Pengaduan). Inovasi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk meningkatkan profesionalisme, mempercepat penanganan keluhan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan air minum.
Peluncuran dilakukan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., di Ballroom Wahid Prime Hotel, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah sekaligus Dewan Pengawas PDAM, para direktur BUMD, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Salatiga, serta perwakilan pelanggan dari 23 kelurahan.
Wali Kota Robby menegaskan, pembaruan logo tidak boleh berhenti pada perubahan tampilan visual. Identitas baru tersebut harus menjadi penanda perubahan budaya kerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, identitas perusahaan harus mencerminkan nilai, karakter, profesionalisme, serta cita-cita yang ingin diwujudkan. Karena itu, perubahan yang dilakukan PDAM harus diikuti dengan perbaikan kinerja yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan.
“Identitas baru tersebut tentu harus sejalan dengan profesionalisme dan kepercayaan yang ingin dibangun. Jadikan logo baru sebagai komitmen perubahan nyata. Identitas baru harus tercermin dalam budaya kerja, profesionalisme, dan kualitas pelayanan sehari-hari, bukan sekadar perubahan tampilan,” tegas Robby.
SIGAP Dituntut Hadirkan Kepastian Penyelesaian Pengaduan
Selain memperkenalkan logo baru, peluncuran aplikasi SIGAP menjadi bagian penting dari upaya pembenahan pelayanan PDAM. Aplikasi ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam melaporkan gangguan layanan sekaligus memastikan pengaduan ditangani secara cepat, transparan, dan akuntabel.
Robby menekankan, keberadaan aplikasi tidak cukup hanya menyediakan saluran pengaduan. Setiap laporan harus memiliki kejelasan proses, mulai dari pencatatan, penerusan kepada petugas berwenang, pemantauan tindak lanjut, hingga penyampaian hasil penanganan kepada pelanggan.
“Optimalkan aplikasi SIGAP dalam penanganan pengaduan. Pastikan setiap laporan tercatat, diteruskan kepada petugas berwenang, dipantau tindak lanjutnya, dan disampaikan kembali kepada pelanggan hingga ada kepastian penyelesaian,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran PDAM menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tolok ukur keberhasilan inovasi. Dengan demikian, aplikasi SIGAP tidak sekadar menjadi sarana digital, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan tanggung jawab dan kedisiplinan dalam merespons kebutuhan masyarakat.
“Bangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan nyata. Pastikan setiap inovasi benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Tagline SIGAP, “Mengalirkan Manfaat, Lebih Cepat, Lebih Peduli”, diharapkan menjadi pedoman dalam membangun pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Logo Baru, Penegasan Komitmen Perubahan
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Salatiga, Imron Cahyadi, S.E., mengatakan, peluncuran logo baru bukan berarti meninggalkan sejarah perusahaan. Sebaliknya, pembaruan tersebut menjadi langkah untuk membawa nilai-nilai positif yang telah dibangun menuju masa depan yang lebih baik.
Ia berharap identitas baru mampu memperkuat semangat seluruh jajaran perusahaan untuk lebih terbuka terhadap inovasi, tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, profesional dalam bekerja, serta konsisten menjaga kepercayaan publik.
“Logo baru ini kami harapkan menjadi simbol transformasi perusahaan sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran bahwa perubahan harus dimulai dari dalam diri kita sendiri,” kata Imron.
Ia menegaskan, logo perusahaan bukan sekadar gambar yang melekat pada seragam, kendaraan operasional, gedung, maupun media komunikasi. Lebih dari itu, logo merupakan identitas yang membawa nama baik sekaligus tanggung jawab perusahaan di tengah masyarakat.
Karena itu, pembaruan identitas harus diikuti dengan perubahan pola kerja dan peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Perkuat Kesiapan Petugas Lapangan
Rangkaian peluncuran diawali dengan penampilan Tari Mayong oleh Sanggar Tari Brahmastra. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan rompi dan helm kepada personel Unit Reaksi Cepat (URC) sebagai simbol kesiapan petugas dalam menangani gangguan pelayanan.
Kehadiran personel URC diharapkan memperkuat respons operasional ketika terjadi gangguan distribusi maupun persoalan layanan yang membutuhkan penanganan segera.
Pada kesempatan yang sama, Perumda Air Minum Kota Salatiga menyerahkan piagam penghargaan kepada Aditya Sapta Aji, peserta asal Kota Yogyakarta yang terpilih sebagai pemenang Sayembara Desain Logo Rebranding Perumda Air Minum Kota Salatiga.
Melalui peluncuran logo baru, aplikasi SIGAP, dan penguatan kesiapan petugas lapangan, Perumda Air Minum Kota Salatiga diharapkan mampu menghadirkan transformasi yang tidak hanya terlihat dari identitas perusahaan, tetapi juga terukur melalui kecepatan penanganan gangguan, kepastian penyelesaian pengaduan, dan meningkatnya kepuasan pelanggan.
(Sino)
