Diduga Mawa Arang Warung Bakmi, Rumah Warga Sidorejo Klaten Dilalap Si Jago Merah Pada Dini Hari

 

INTERESTNEWS,– ​KLATEN — Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Kampung Sidorejo, RT 01/RW 11, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, pada Selasa (28/7/2026) dini hari.

​Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah bangunan tingkat dua milik Ibu Suyatmi (62) tersebut diperkirakan terjadi mulai pukul 01.40 WIB. Api pertama kali diketahui oleh korban saat terbangun dari tidur.

​Pemilik rumah, Suyatmi, menuturkan awal mula kejadian saat dirinya terbangun untuk ke kamar mandi. Ia mendengar suara ‘pletok-pletok’ yang mencurigakan dan mendapati kobaran api sudah agak membesar dari arah dapur.

​”Saya bangun tidur mau ke belakang, kok mendengar suara pletok-pletok. Waktu mau buka pintu, api dan asap sudah membesar (mbulat-mbulat). Beberapa usuk dan tiang juga sudah mulai runtuh, jadi saya kesulitan untuk nerobos keluar,” ungkap Suyatmi yang dikenal sebagai pemilik warung bakmi bu yatmi di kawasan Jalan Pemuda seberang alun2 Klaten.

​Mengetahui kobaran api kian membesar, Suyatmi berteriak minta tolong ( histeris) membangunkan seluruh anggota keluarga yang sedang tertidur lelap setelah berdagang.

Teriakannya juga didengar oleh tetangga dekat rumahnya, Ch Sri Hartini yang kemudian membangunkan Suaminya (Leonardus Mujoko).

​”Saya terbangun mendengar suara ledakan dan teriakan minta tolong dari Bu Yatmi. Begitu keluar, ternyata api sudah membakar bagian dapur rumah sebelah,” kata Leonardus Mujoko.

​Dengan alat seadanya, L. Mujoko langsung mengambil selang air untuk menyemprotkan air ke arah kobaran api guna membuka jalan evakuasi anggota keluarga korban.

Berkat bantuan tetangga, Suyatmi beserta seluruh anggota keluarga yang berada di dalam rumah berhasil diselamatkan tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

3 Unit Damkar Dikerahkan
​Laporan resmi masuk ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten sekitar pukul 02.12 WIB melalui sambungan telepon dan warga yang mendatangi Mako Damkar yang sebelumnya warga sudah berdatangan bahu membahas berusaha memadamkan si jago merah tersebut menyiramkan air dititik titik api yang semakin membesar dengan cara manual.

BACA JUGA:  RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga Hadirkan Beragam Layanan Unggulan; Mudah, Lengkap, dan Berkualitas

​Komandan Regu (Danru) 1 Damkar Klaten, Tri Matpamungkas, menjelaskan kepada awak media INTERESTNEWS, pihaknya langsung menerjunkan personil dan armada ke lokasi kejadian begitu menerima laporan pada pukul 02:12 Wib.

​”Awalnya kami menerjunkan 2 unit mobil pemadam dengan 6 personel. Kemudian ditambahkan 1 unit tangki susulan dengan 2 personel. Total ada 3 unit armada dan 8 personel yang dikerahkan di lokasi,” jelas Tri Matpamungkas.

​Proses pemadaman yang dibantu oleh warga sekitar  memakan waktu hampir dua jam hingga api benar-benar padam dan area dinyatakan aman.

​”Kerusakan bangunan rumah diperkirakan mencapai sekitar 50 persen. dengan luas area terbakar kurang lebih 6×7 meter persegi (rumah), 6×10 meter persegi (warung). Tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman. 2 jam kemudian Api sudah dinyatakan benar2 padam dan aman. hanya saja asap awal di lokasi cukup pekat,” tambah Tri.

​Penyebab kebakaran diduga berasal dari sisa bara api (mawa) arang bekas memasak dari warung yang belum mati sempurna dan membakar area dapur.

Pihak Damkar Klaten mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor, tungku arang, maupun instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum beristirahat.

Terlihat 2 unit mobil juga ikut terbakar yang berada dekat dengan dapur tersebut diperkirakan kerugian akibat si jago merah mencapai angka hampir seratus  juta.
(Benneo)

Mari Bagikan