INTERESTNEWS. — CILACAP – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7/2026).
Program yang berlangsung serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah hingga 13 Agustus 2026 ini difokuskan untuk membuka keterisolasian wilayah terpencil sekaligus mendongkrak perekonomian desa.
”TMMD kita laksanakan di daerah terpencil yang aksesnya masih kurang. Yang dibangun adalah jalan ekonomi di pedesaan untuk membantu para petani,” ujar Wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini.
Gus Yasin menegaskan, kolaborasi antara TNI, Polri, serta pemerintah provinsi dan daerah merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pedesaan sebagai fondasi pembangunan nasional.
Sinergi TMMD tahun ini didukung anggaran Pemprov Jateng sebesar Rp33,2 miliar. Secara khusus untuk Kabupaten Cilacap, diserahkan pula Bantuan Keuangan Sarpras Pedesaan senilai Rp22,731 miliar (untuk 215 titik), Bantuan RTLH Rp5,14 miliar, serta Bantuan Keuangan TMMD Rp984 juta.
Sasar Infrastruktur dan Kesejahteraan di Desa Bingkeng

Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Aryudha Sakti, menjelaskan bahwa Desa Bingkeng dipilih karena kebutuhan mendesak warga akan akses transportasi yang layak.
Adapun sasaran fisik dan nonfisik yang digarap dalam TMMD di Desa Bingkeng meliputi:
Pembangunan Fisik: Jalan sepanjang 800 meter (lebar 4 meter), talud 120 meter, 1 unit jembatan penghubung ekonomi, rehabilitasi 2 unit RTLH, dan penanaman 1.000 pohon.
Program Nonfisik: Pelayanan kesehatan & KB gratis, pembuatan dokumen kependudukan, penyuluhan bela negara & anti-narkoba, edukasi pencegahan stunting, serta berbagai pelatihan kewirausahaan dan budidaya lokal.
”Antusiasme warga luar biasa. Bahkan sebelum pembukaan, masyarakat bersama personel TNI sudah bahu-membahu bergotong royong di lapangan,” pungkas Dandim. (*Red)
