Perkuat Akses Pembiayaan UMKM, Robby Sambut Peluang Kerja Sama dengan Jamkrida Jateng

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga membuka peluang kerja sama dengan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Jawa Tengah guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Salatiga, Selasa (9/6/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bersama Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, kepala perangkat daerah terkait, serta jajaran pimpinan PT Jamkrida Provinsi Jawa Tengah.

Direktur Utama PT Jamkrida Provinsi Jawa Tengah, Ony Suharsono, menjelaskan bahwa Jamkrida memiliki peran sebagai lembaga penjamin yang memberikan layanan penjaminan kredit maupun nonkredit. Layanan tersebut ditujukan untuk mendukung pelaku UMKM agar lebih mudah memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Menurut Ony, ke depan Jamkrida juga akan memperkuat layanan surety bond atau penjaminan dalam pengadaan barang dan jasa. Ia menegaskan bahwa visi dan misi perusahaan berfokus pada pemberdayaan UMKM di Jawa Tengah.

“Layanan yang kami berikan adalah penjaminan, baik kredit maupun nonkredit. Ke depan kami akan meningkatkan layanan surety bond. Visi, misi, dan tujuan Jamkrida memang diperuntukkan bagi UMKM di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menanggapi paparan tersebut, Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menyampaikan apresiasinya terhadap peluang sinergi yang dapat dibangun antara Pemerintah Kota Salatiga, Jamkrida, dan sektor perbankan, khususnya dalam memperkuat permodalan UMKM.

Menurut Robby, kerja sama antara Bank Jateng dan Jamkrida berpotensi mempermudah pelaku usaha dalam mengakses kredit usaha karena adanya skema penjaminan yang dapat mengurangi kendala persyaratan pembiayaan.

“Kalau nanti Bank Jateng ada kerja sama dengan Jamkrida, otomatis kredit untuk UMKM tidak akan susah. Ini juga menjadi salah satu langkah untuk melawan praktik bank titil di pasar yang selama ini memberikan pinjaman tanpa jaminan tetapi dengan risiko yang memberatkan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Salatiga Teken MoU dengan BULOG, Pastikan Komoditas Terjangkau dan Berkualitas

Robby menambahkan, kemudahan akses pembiayaan yang aman dan terjangkau merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Selain membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya, langkah tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman informal yang berpotensi merugikan.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap UMKM dapat semakin berkembang, memiliki akses permodalan yang lebih luas, serta mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

(Sino)

Mari Bagikan