INTERESTNEWS, — SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Selasa (28/04/2026) ini menjadi ajang krusial untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Sekretaris Bappeda Salatiga, Antonius Adhie Wibowo, S.P., M.Si. Kehadiran pimpinan daerah dari seluruh Jawa Tengah ini menegaskan komitmen kolektif untuk membangun sinkronisasi program yang berdampak langsung pada masyarakat.
Target Penetapan di Juni 2026
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 telah dimulai sejak Desember 2025. Ia menekankan pentingnya masukan dari seluruh pemangku kepentingan sebelum regulasi resmi disahkan.
“Kami menargetkan pada akhir Juni 2026, Peraturan Gubernur (Pergub) untuk RKPD ini sudah ditetapkan. Fokus utama kita adalah mewujudkan sinergitas antara program strategis nasional dengan prioritas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Sumarno.
Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Primadona
Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH. Taj Yasin Maimoen, memaparkan arah besar pembangunan tahun 2027. Jawa Tengah akan mengusung tema: “Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi.”
Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengajak seluruh kepala daerah untuk tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat struktur fiskal daerah.
> “Saya berharap seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota bersinergi mendukung pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah. Kita juga perlu mendorong collaborative funding untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah,” tegas Wagub.
Dukungan Pusat dan Narasumber Ahli
Musrenbang kali ini juga berbobot nasional dengan kehadiran tokoh-tokoh penting sebagai keynote speaker, di antaranya:
• Rachmat Pambudy (Kepala Bappenas)
• Bima Arya Sugiarto (Wakil Menteri Dalam Negeri)
Selain itu, sesi diskusi juga menghadirkan panelis dari Kementerian Pariwisata RI, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan perspektif teknis mengenai implementasi program di lapangan.
Dengan dilaksanakannya Musrenbang ini, diharapkan pembangunan di Jawa Tengah pada tahun 2027 tidak hanya tumbuh secara angka, namun juga inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (Sino)
