BPBD Klaten Bekali Tukang Lokal Teknik Bangunan Tahan Gempa di Desa Gentan

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat mitigasi bencana di wilayah rawan. Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa (BARRATAGA) di Balai Desa Gentan, Kecamatan Gantiwarno, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menjadi krusial mengingat wilayah Gantiwarno berada di jalur Sesar Opak, retakan lempeng bumi yang memiliki riwayat dan potensi tinggi aktivitas seismik atau gempa bumi.

Sinergi Lintas Sektor
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting untuk memastikan program berjalan komprehensif, di antaranya:
• Syahruna, SH, CN (Kepala Pelaksanaan BPBD Klaten)
• V. Retno Setyaningsih, S.K.M., M.M.R. (Camat Gantiwarno)
• Peltu Hermawan Susilo (Mewakili Danramil 10/Gantiwarno)
• IPTU Suprihadi, S.H. (Kapolsek Gantiwarno)
• Serta perangkat desa, BPD, Ketua RT/RW, dan para tukang lokal.

Fokus pada Kapasitas Tukang Lokal
Kepala Pelaksanaan BPBD Klaten, Syahruna, menegaskan bahwa edukasi ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi menyasar pada kemampuan praktis. Sasaran utamanya adalah para tukang lokal yang menjadi ujung tombak pembangunan rumah di masyarakat.

> “Melalui program BARRATAGA ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga memiliki kemampuan praktis membangun rumah yang aman. Edukasi ini penting agar dampak kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalisir,” ujar Syahruna.

Dukungan Keamanan dan Wilayah
Dukungan serupa datang dari pihak TNI. Peltu Hermawan Susilo menyatakan bahwa Koramil 10/Gantiwarno siap mengawal setiap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah adalah kunci utama manajemen bencana.

Camat Gantiwarno, V. Retno Setyaningsih, juga mengimbau agar ilmu yang didapat dari pelatihan ini tidak berhenti di dalam ruangan, melainkan langsung dipraktikkan saat masyarakat membangun atau merenovasi hunian.

BACA JUGA:  PIKIR Bali Deklarasi Dukung Paslon 1 MULIA-PAS 

Harapan ke Depan
Melalui pelatihan BARRATAGA ini, Desa Gentan diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun hunian yang tangguh secara mandiri. Dengan konstruksi yang sesuai standar, risiko keruntuhan bangunan saat terjadi gempa diharapkan dapat ditekan secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan.

(Sino)

Mari Bagikan