Sambung Rasa di Gemblegan, Hamenang Tampung Aspirasi Warga hingga Persoalan Sampah

 

INTERESTNEWS, — KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., menerima sejumlah aspirasi masyarakat dalam kegiatan Sambung Rasa bersama warga Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Jumat (2/10/2026).

Beragam persoalan disampaikan warga maupun kelompok masyarakat, mulai dari penyelesaian pembangunan gedung pertemuan desa, talud irigasi pertanian, pengelolaan sampah, hingga kebutuhan ambulans siaga untuk mendukung penanganan kondisi kedaruratan di wilayah Kecamatan Kalikotes.

Pemerintah Desa Gemblegan menyampaikan permohonan bantuan untuk menyelesaikan pembangunan gedung pertemuan desa. Sarana tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan.

Aspirasi berikutnya disampaikan kelompok tani terkait pembangunan talud irigasi pertanian. Saluran irigasi di lokasi tersebut terhambat oleh bangunan milik warga sehingga aliran air menuju lahan pertanian tidak berjalan lancar.

Sementara itu, persoalan sampah menjadi salah satu perhatian warga. Masyarakat mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) untuk menjadi solusi pengelolaan sampah rumah tangga.

Pasalnya, hingga kini masih ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan. Salah satunya terlihat dari adanya penumpukan sampah di tepian jalan raya sebelah barat Pasar Gentongan.

Padahal, Pemerintah Desa Gemblegan telah memasang jaring dan spanduk peringatan agar masyarakat tidak membuang sampah di lokasi tersebut. Namun, larangan tersebut masih dilanggar oleh sebagian warga.

Kebutuhan ambulans siaga juga menjadi aspirasi yang disampaikan Forum Relawan Kalikotes (Foreka). Para relawan berharap tersedia kendaraan operasional atau ambulans siaga yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk menangani kondisi kedaruratan.

Kebutuhan tersebut dinilai penting karena dalam kondisi tertentu ambulans milik Puskesmas Kalikotes tidak dapat digunakan, sehingga diperlukan kendaraan alternatif yang bisa mendukung pelayanan kedaruratan bagi masyarakat Kecamatan Kalikotes.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Hamenang menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan ditampung. Namun, realisasinya akan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan penganggaran pemerintah daerah.

BACA JUGA:  KKB Bereaksi Bunuh Enam Orang Guru Kontrak Asal NTT

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat kita tampung. Ada yang bisa langsung dipenuhi tahun ini, tetapi ada juga yang membutuhkan perencanaan dan penganggaran di tahun-tahun berikutnya,” ujar Hamenang.

Terkait persoalan sampah, Hamenang meminta Pemerintah Desa Gemblegan terlebih dahulu melakukan musyawarah desa untuk menentukan dan menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi TPS 3R.

Setelah lahan tersedia, pemerintah desa dapat mengajukan permohonan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Klaten untuk pembangunan TPS 3R.

Untuk persoalan talud irigasi, Hamenang meminta kondisi di lapangan terlebih dahulu dilihat dan dikaji. Apabila pembangunan belum dapat diselesaikan tahun ini, kelanjutannya dapat direncanakan melalui anggaran pembangunan tahun 2027.

“Untuk talud nanti kita lihat dulu kondisinya seperti apa. Kalau memang belum bisa diselesaikan tahun ini, bisa kita anggarkan untuk pembangunan tahun 2027,” katanya.

Hadirkan Pelayanan Publik

Sambung Rasa menjadi wahana komunikasi dan silaturahmi antara Bupati Klaten dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Bupati menyampaikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Klaten secara langsung kepada warga sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, usulan, maupun kebutuhan pembangunan.

Tidak hanya berdialog, dalam kegiatan tersebut Pemkab Klaten juga menghadirkan berbagai pelayanan publik secara langsung. Warga dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis dari Rumah Sakit Bagas Waras, layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, layanan perpustakaan dan arsip daerah, serta layanan perizinan usaha dan pembuatan paspor dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hamenang juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa perusahaan daerah.

Selain itu, diberikan pula bantuan beasiswa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Klaten kepada siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

BACA JUGA:  Grebeg Syawal 1447 H di Bukit Sidoguro: Bupati Mas Hamenang Tekankan Harmoni dan Kebangkitan Ekonomi Lokal

Melalui kegiatan Sambung Rasa, pemerintah daerah tidak hanya menyampaikan program kepada masyarakat, tetapi juga secara langsung menyerap berbagai persoalan dan kebutuhan warga sebagai bahan dalam menentukan langkah serta kebijakan pembangunan Kabupaten Klaten.

(Sino)

Mari Bagikan