INTERESTNEWS, — KLATEN – Pemerintah Desa Tanjungan, Kecamatan Wedi, dan Pemerintah Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, menerima kunjungan tim evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Kabupaten Klaten, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengukur pelaksanaan program sekaligus memperkuat pembinaan kader PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Evaluasi tersebut tidak sekadar menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana untuk mengidentifikasi kekurangan, mendorong inovasi, serta meningkatkan peran kader PKK dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Desa Tanjungan Targetkan Penguatan Peran Kader PKK
Kepala Desa Tanjungan, Kecamatan Wedi, Jauhari, menyampaikan bahwa desanya pernah meraih juara dalam penilaian serupa pada 2018. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Desa Tanjungan memiliki tujuh Rukun Warga (RW), 13 Rukun Tetangga (RT), dan delapan dukuh. Dengan cakupan wilayah tersebut, peran kader PKK dinilai penting untuk memastikan program pemberdayaan keluarga dapat berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurut Jauhari, kegiatan evaluasi menjadi kesempatan bagi para penggerak PKK untuk memperoleh pembinaan sekaligus memperdalam pemahaman mengenai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Ia berharap para kader semakin termotivasi untuk memperbaiki kegiatan yang sudah berjalan serta mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan penilaian dan pembinaan ini, para kader PKK semakin bersemangat dalam menjalankan program. Kegiatan PKK harus mampu mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas masyarakat, baik di bidang usaha maupun sosial, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga,” ujarnya.
Jauhari juga menyinggung pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah diluncurkan sekitar tiga hingga empat bulan sebelumnya. Program tersebut diharapkan dapat terintegrasi dengan kegiatan PKK sehingga pelaksanaan pemberdayaan keluarga semakin terarah dan memberikan manfaat nyata.
Ia berharap PKK Desa Tanjungan terus berkembang, tidak hanya dalam memenuhi indikator penilaian, tetapi juga dalam membangun keluarga yang sejahtera dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Desa Trunuh Terbuka terhadap Pembinaan dan Inovasi
Sementara itu, Pemerintah Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, juga menerima kunjungan Tim Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Desa Binaan Tingkat Kabupaten Klaten. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dan disambut antusias oleh pengurus PKK serta warga setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang, bersama tim evaluasi yang melakukan penilaian terhadap pelaksanaan program PKK di Desa Trunuh.
Kepala Desa Trunuh, Suleman, menyampaikan bahwa evaluasi tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan para kader untuk mengetahui sejauh mana program telah dilaksanakan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki.
Ia mengakui bahwa pelaksanaan program PKK di desanya masih memiliki sejumlah kekurangan. Karena itu, pihaknya berharap adanya pembinaan dan pendampingan dari tim evaluasi maupun pihak terkait agar program dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap masyarakat terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. Kami juga menyadari masih ada kekurangan, sehingga pembinaan dan bimbingan dari berbagai pihak sangat kami harapkan,” ungkap Suleman.
Menurutnya, keberhasilan program PKK tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong dan keterlibatan keluarga menjadi modal penting dalam mengembangkan kegiatan pemberdayaan di lingkungan desa.
Suleman berharap evaluasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para kader untuk meningkatkan kreativitas, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Evaluasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Pelaksanaan evaluasi di Desa Tanjungan dan Desa Trunuh menunjukkan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Penilaian diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi maupun indikator lomba, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas program di lapangan.
PKK memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga, mulai dari penguatan pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan ekonomi rumah tangga, hingga pembentukan lingkungan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, hasil evaluasi diharapkan menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah desa dan kader PKK untuk menyusun kegiatan yang lebih inovatif, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan pembinaan yang tepat serta partisipasi masyarakat, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Desa Tanjungan dan Desa Trunuh diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga, sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Klaten.
(Sino)
