Robby Hernawan Tekankan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan Anak

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Peran ayah dalam keluarga tidak boleh sebatas pencari nafkah. Kehadiran ayah secara utuh dalam pengasuhan, pendidikan, dan pembentukan karakter anak menjadi faktor penting dalam membangun keluarga berkualitas. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., saat menghadiri Workshop Bedah Buku “Ayahku Idolaku” yang diselenggarakan Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) Kota Salatiga, Kamis (29/10/2026), di Ruang Kaloka Lantai IV Gedung Setda Kota Salatiga.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menguatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, sekaligus merespons fenomena fatherless atau minimnya kehadiran dan peran ayah dalam kehidupan anak.

Robby mengapresiasi inisiatif FAPSEDU bersama Pemerintah Kota Salatiga yang mengangkat isu pengasuhan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga. Menurutnya, ketidakhadiran peran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dapat berpengaruh terhadap perkembangan anak, mulai dari kematangan emosional, kepercayaan diri, kemampuan mengendalikan diri, hingga prestasi.

“Peran ayah tidak berhenti pada mencari nafkah. Ayah adalah pendidik, teladan, sekaligus sahabat bagi anak yang perlu hadir secara utuh dalam keseharian,” tegas Robby.

Ia berharap pesan yang disampaikan melalui buku “Ayahku Idolaku” tidak berhenti sebagai bahan bacaan atau diskusi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga. Keterlibatan ayah perlu diwujudkan melalui komunikasi, perhatian, pendampingan pendidikan, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Nitya Apranadyanti, S.Psi., juga mengapresiasi DP3APPKB dan FAPSEDU Kota Salatiga atas penyelenggaraan workshop sekaligus penyusunan buku tersebut.

Menurutnya, buku yang terdiri atas 15 bab itu memiliki keistimewaan karena mengangkat sosok ayah dari berbagai perspektif. Pesan yang terkandung di dalamnya sejalan dengan program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang mendorong penguatan peran ayah dalam pengasuhan.

BACA JUGA:  Persetujuan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyampaian KUA-PPAS 2027, Robby Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif

Ayah tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Keterlibatan secara emosional, tanggung jawab pendidikan, serta perlindungan terhadap anak juga menjadi bagian penting dalam membangun keluarga berkualitas.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kota Salatiga selaku Ketua Panitia menjelaskan, workshop tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempromosikan Program Bangga Kencana sekaligus menyebarluaskan pesan-pesan edukatif dalam buku “Ayahku Idolaku”.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dan para pemangku kepentingan diharapkan semakin memahami bahwa pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama kedua orang tua. Kehadiran ayah secara nyata dan keterlibatan emosional menjadi bagian penting dalam membentuk keluarga yang tangguh.

Sebagai bentuk komitmen bersama, FAPSEDU Kota Salatiga menyerahkan buku “Ayahku Idolaku” kepada Wali Kota Salatiga dan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bedah buku yang menghadirkan Ketua FAPSEDU Kota Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd., dan anggota FAPSEDU, Dr. Ahmad Sultoni, M.Pd., sebagai narasumber.

Diskusi berlangsung interaktif dengan mengupas peran ayah dari berbagai perspektif, termasuk nilai-nilai keagamaan dari lima agama yang terangkum dalam buku tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala DP3APPKB Kota Salatiga beserta jajaran, pengurus dan anggota FAPSEDU, perwakilan Kampung KB dari 23 kelurahan, penyuluh keluarga berencana, serta unsur perangkat daerah terkait.

Melalui workshop ini, Salatiga mendorong penguatan ketahanan keluarga dengan menempatkan ayah bukan sekadar sebagai pencari nafkah, melainkan sosok penting yang hadir, terlibat, dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan tumbuh kembang anak.

(Sino)

Mari Bagikan