INTERESTNEWS, — KLATEN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Klaten melaksanakan evaluasi desa binaan PKK Tahun 2026 di Kecamatan Jogonalan, Rabu (14/10/2026). Evaluasi menyasar dua desa, yakni Desa Wonoboyo pada siang hari dan Desa Somopuro pada sore hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengukur hasil pembinaan selama satu tahun, sekaligus mendorong peningkatan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, baik dari sisi kegiatan di lapangan maupun tertib administrasi dan pembukuan.

Camat Jogonalan, Drs. Tri Suryantoro, M.Si., mengatakan evaluasi tersebut penting untuk mengetahui perkembangan program yang telah dijalankan oleh kader PKK di desa binaan.
Pada 2026, Kecamatan Jogonalan mendapat penunjukan dua desa binaan, yaitu Desa Wonoboyo dan Desa Somopuro. Seluruh rangkaian evaluasi di kedua desa tersebut telah selesai dilaksanakan sebelum tim kembali ke Gedung Wanita Kabupaten Klaten.
Tri berharap evaluasi tidak hanya menjadi kegiatan penilaian, tetapi juga mampu memperkuat gerakan PKK agar semakin bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Gerakan PKK itu bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bagi kader, dan juga tentunya bisa membantu jalannya pemerintahan desa di Kecamatan Jogonalan ini,” kata Tri.
Menurutnya, keberhasilan program PKK membutuhkan keterlibatan aktif para kader serta dukungan pemerintah desa. Dengan demikian, berbagai program yang dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.

Dorong Kader PKK Semakin Aktif dan Inovatif
Sementara itu, Kepala Desa Wonoboyo, H. Supardiyono, menyampaikan bahwa evaluasi 10 Program Pokok PKK menjadi kesempatan bagi kader untuk memperbaiki sekaligus mengembangkan kegiatan pemberdayaan keluarga.
Ia menjelaskan, evaluasi mencakup kegiatan yang dilaksanakan langsung di lapangan maupun pemeriksaan data administrasi dan pembukuan. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam melihat pelaksanaan program PKK secara menyeluruh.
Supardiyono berharap evaluasi tersebut dapat meningkatkan semangat dan motivasi para kader PKK Desa Wonoboyo untuk terus menjalankan program yang berorientasi pada kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan adanya evaluasi ini, kami berharap ibu-ibu PKK semakin bersemangat dan termotivasi dalam memajukan program-program PKK, sehingga bisa membawa masyarakat menjadi mandiri, sejahtera, dan barokah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kegiatan PKK di tingkat desa perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mendorong partisipasi keluarga dalam berbagai kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Desa Wonoboyo berharap pembinaan yang diberikan dapat menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
Evaluasi desa binaan PKK di Kecamatan Jogonalan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TP PKK Kabupaten Klaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan para kader. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, 10 Program Pokok PKK diharapkan semakin efektif dalam mendukung terwujudnya keluarga mandiri, sejahtera, dan berkualitas di Kabupaten Klaten.
(Sino)
