INTERESTNEWS, — SALATIGA – Tumpukan sampah yang menyumbat saluran irigasi menjadi perhatian dalam kegiatan Jaga Tirta atau bersih sungai yang diikuti Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di saluran irigasi sekitar kawasan Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Kampus 3 Wates, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Kegiatan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Salatiga, serta masyarakat.
Kegiatan diawali apel yang dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M. Dalam arahannya, ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara lebih masif dan berkelanjutan.
“Insyaallah kita akan bersama-sama melaksanakan kegiatan yang akan bermanfaat bagi kita ke depannya, untuk menjaga alam yang merupakan titipan dari anak cucu kita. Karena mereka juga berharap pada saat mereka lahir dan besar, mereka masih tetap bisa menikmati alam yang layak untuk ditinggali,” ujarnya.
Usai meninjau kondisi saluran, Wali Kota Robby menemukan tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Setelah sampah dibersihkan, aliran air yang sebelumnya tersumbat kembali mengalir dengan lebih lancar.
“Ini luar biasa, tadi tidak ada aliran air ke sini karena terhalang oleh tumpukan sampah keluarga. Setelah kita bebaskan ternyata airnya cukup deras,” kata Robby.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai dan saluran irigasi.
“Ini sesuatu upaya yang berdasarkan kolaborasi, unsur masyarakat dengan instansi terkait seperti Dandim dan Pemerintah Kota untuk turut membersihkan terutama merawat sungai-sungai atau irigasi-irigasi yang tercemar oleh sampah,” ujarnya.
Robby menekankan, kegiatan bersih sungai tidak cukup hanya dilakukan dengan membersihkan sampah yang sudah menumpuk. Edukasi kepada masyarakat juga diperlukan agar kebiasaan membuang sampah ke sungai maupun saluran irigasi dapat dihentikan.
“Setelah kita bersihkan ke depan tentunya harus ada edukasi terhadap warga untuk tidak membuang sampah di kali ataupun irigasi,” tegasnya.
Melalui Jaga Tirta, Pemkot Salatiga bersama TNI dan masyarakat mendorong kepedulian bersama terhadap keberlanjutan sumber air dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aksi bersih-bersih, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten untuk menjaga kebersihan sungai dan saluran irigasi sekaligus memastikan aliran air tetap berfungsi dengan baik.
(Sino)
