INTERESTNEWS, — SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha di pasar rakyat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi Pedagang Pasar bertema “Kelola Uang, Raih Peluang” yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., di Mini Theater DPRD Kota Salatiga, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Kota Salatiga tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pedagang dalam mengelola keuangan usaha secara tertib, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Robby menekankan pentingnya kebiasaan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran usaha. Menurutnya, pencatatan sederhana dapat membantu pedagang mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah pengembangan usaha.
“Dengan membiasakan mencatat pemasukan dan pengeluaran, keuangan akan lebih tertata. Saya yakin manfaatnya akan dirasakan dalam pengelolaan usaha sehari-hari,” ujar Robby.
Selain pencatatan keuangan, Robby mendorong pedagang untuk mampu mengelola arus kas, menyusun perencanaan keuangan, serta menyisihkan sebagian keuntungan untuk tabungan dan pengembangan usaha.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.
“Jangan sampai pelatihan ini hanya berhenti pada teori. Saya berharap ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan dalam kegiatan berdagang sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Zuli Rahayu, menyampaikan bahwa pasar rakyat memiliki peran strategis sebagai sarana distribusi sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.
Karena itu, peningkatan kapasitas pedagang, khususnya dalam pengelolaan keuangan, dinilai penting agar aktivitas usaha dapat berjalan lebih sehat dan berkelanjutan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penghitungan modal dan keuntungan, pengelolaan arus kas, utang dan piutang, hingga penyusunan target serta perencanaan keuangan usaha.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Salatiga berharap para pedagang semakin cakap mengelola keuangan, mampu menjaga perputaran modal, serta dapat memanfaatkan peluang untuk mengembangkan usaha.
Pada akhirnya, peningkatan kemampuan tersebut diharapkan turut memperkuat kemandirian ekonomi keluarga dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Kota Salatiga.
(Sino)
