Wali Kota Salatiga Dorong UMKM Kuasai Pasar Digital Lewat Pelatihan Digital Marketing

 

INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Salatiga di Ruang Plumpungan Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 30 pelaku UMKM tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk usaha yang dimiliki.

Dalam sambutannya, Wali Kota Robby Hernawan menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menuntut para pelaku usaha untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Pemanfaatan digital marketing menjadi sarana efektif untuk memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan membangun merek produk,” ujarnya.

Menurut Robby, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha di tengah semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan melalui berbagai program peningkatan kapasitas bagi UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing produk UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha.

“Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 UMKM selama tiga hari, mulai tanggal 22 hingga 24 Juni 2026. Kami juga menghadirkan tenaga pengajar dari LPK Kompetensi Indonesia, Bapak Ridwan,” jelasnya.

Bayu berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga meminta Dinas Koperasi dan UKM untuk tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata, tetapi terus melakukan monitoring dan pembinaan terhadap para peserta. Menurutnya, pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan materi yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan usaha para pelaku UMKM.

BACA JUGA:  Pererat Tali Persaudaraan, Siswa Kristiani SMPN 1 Wonogiri Gelar Perayaan Natal di Surakarta

“Monitoring dan pembinaan perlu dilakukan sebagai tolok ukur keberhasilan pelatihan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelatihan digital marketing ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap pelaku UMKM semakin mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran, sehingga produk lokal dapat bersaing lebih luas di pasar regional maupun nasional.

(Sino)

Mari Bagikan