INTERESTNEWS, — SALATIGA – Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Jawa Tengah. Acara tersebut berlangsung di Ruang Mini Theater Gedung Supporting Unit DPRD Kota Salatiga pada Senin (11/05/2026).
Kegiatan strategis bagi insan musik dangdut ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Salatiga, di antaranya Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si., Dandim 0714/Salatiga, Kajari Kota Salatiga, serta Wakapolres Salatiga. Hadir pula para pengurus DPC PAMDI dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Salatiga Sebagai Kota Legenda Dangdut
Dalam sambutannya, Wali Kota Robby Hernawan menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Kota Salatiga sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musda tingkat provinsi ini. Ia mengingatkan bahwa Salatiga memiliki keterikatan sejarah yang kuat dengan perkembangan musik dangdut di Jawa Tengah.
“Salatiga tidak bisa lepas dari musik dangdut. Salah satu legenda, OM Ken Arok, lahir dari kota ini. Saat ini, dangdut bukan sekadar hiburan, melainkan sudah menjadi identitas budaya bangsa yang dicintai seluruh lapisan masyarakat,” ujar Robby.
Menjaga Marwah dan Adaptasi Digital
Lebih lanjut, Robby menekankan pentingnya peran PAMDI sebagai wadah perlindungan dan pembinaan bagi para seniman. Ia berpesan agar Musda ini menjadi momentum bagi organisasi untuk berbenah dan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Saya berpesan agar kita bersama menjaga marwah musik dangdut agar tetap menjadi tontonan yang sehat, beretika, dan jauh dari citra negatif. Pemerintah Kota Salatiga siap bersinergi dengan PAMDI dalam berbagai kegiatan seni budaya ke depan,” tambahnya.
Musik Rakyat yang Berakhlak
Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, menyebut dangdut sebagai musik yang memiliki kedekatan emosional paling kuat dengan rakyat. Ia juga mengutip pesan sang Raja Dangdut, Rhoma Irama, agar setiap pelaku seni tetap menjunjung tinggi nilai akhlak dalam berkarya.
Sementara itu, Ketua DPD PAMDI Jawa Tengah, Drs. Frans Setyo Pranoto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Salatiga dan DPRD atas dukungan fasilitas yang diberikan.
Harapan Baru Industri Musik
Melalui Musda ini, PAMDI Jawa Tengah diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid dan inovatif. Selain memperkuat struktur industri musik, kolaborasi seni budaya ini ditargetkan dapat memberikan dampak positif pada penguatan sektor pariwisata serta ekonomi lokal di wilayah Jawa Tengah.
(Sino)
