Dekatkan Layanan, Pemprov Jateng Buka Gerai Rekam-Cetak KTP di Rumah Rakyat

Dekatkan Layanan, Pemprov Jateng Buka Gerai Rekam-Cetak KTP di Rumah Rakyat

INTERESTNEWS, — SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin terus berinovasi untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menghadirkan layanan rekam dan cetak KTP elektronik (e-KTP) langsung di Co-Working Space atau Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jateng.

​Layanan yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Mei 2026, tersebut menuai antusiasme luar biasa dari warga. Proses yang cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukannya.
​Terbuka untuk Seluruh Warga Indonesia
​Kabid Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dispermasdesdukcapil Jateng, Nur Kholis, menjelaskan bahwa layanan ini tidak terbatas bagi warga Jawa Tengah saja, melainkan terbuka bagi seluruh warga Indonesia.

​”Tadi ada mahasiswa dari Indonesia Timur juga kami layani. Jadi bukan hanya warga Jawa Tengah, tapi seluruh Indonesia bisa mengakses layanan ini,” ujar Nur Kholis saat ditemui di lokasi, Kamis (7/5/2026).
​Adapun layanan yang tersedia meliputi:
​Perekaman e-KTP bagi pemula.
​Penggantian e-KTP rusak atau hilang.
​Perubahan foto KTP (wajib datang sendiri).

​Pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA).
​Dalam pelaksanaannya, Dispermasdesdukcapil Jateng menggandeng Dinas Dukcapil dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal untuk mempercepat proses sinkronisasi data dan pencetakan.
​Target Rutin Bulanan
​Melihat tingginya animo masyarakat, pemerintah berencana menjadikan layanan jemput bola di Rumah Rakyat ini sebagai agenda rutin setiap bulan, yang direncanakan pada minggu pertama.

​”Insyaallah nanti rutin setiap bulan, kemungkinan minggu pertama. Publikasi akan diperkuat agar masyarakat mengetahui dan dapat memanfaatkan layanan tersebut,” tambah Nur Kholis.
​Kepuasan Warga: “15 Menit Langsung Jadi”
​Ariyani, seorang warga Kota Semarang, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerai ini. Ia datang untuk memperbarui foto KTP setelah memutuskan berhijab.

BACA JUGA:  Investasi Jateng Bukan Sekedar Angka Capai Rp 68 T, Serap 411 Ribu Tenaga Kerja

​”Tadi saya dapat antrean nomor 56. Kurang lebih 15 menit dipanggil, langsung jadi, dan bisa dibawa pulang,” ungkapnya dengan puas.
​Senada dengan Ariyani, Sigit Ardianto yang mengurus KTP karena NIK yang sudah memudar, mengapresiasi keramahan petugas. Ia berharap sosialisasi program seperti ini bisa lebih masif hingga tingkat RT/RW agar manfaatnya dirasakan lebih banyak orang.

​Capaian Perekaman e-KTP Jateng
​Berdasarkan data Dispermasdesdukcapil Jateng per 31 Maret 2026, progres perekaman e-KTP di Jawa Tengah telah mencapai 28.993.175 jiwa atau sekitar 99,30 persen.
​Guna menuntaskan sisa target, pemerintah provinsi berkomitmen terus melakukan aksi jemput bola, tidak hanya di kantor pemerintahan, tetapi juga menyasar sekolah-sekolah, rumah penyandang disabilitas, hingga lansia.

(Benneo)

Mari Bagikan