INTERESTNEWS, — KLATEN – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Klaten menggelar Pelatihan Akselerasi Pemenuhan dan Penguatan Layanan Lansia dan Disabilitas. Kegiatan yang menghadirkan pakar dari RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Pedan, Senin (4/5/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), Karang Taruna, hingga organisasi penyandang disabilitas se-Kabupaten Klaten.
Sinergi Strategis untuk Layanan Inklusif
Kepala Dinsos P3AKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan RS Soeharso merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas para pendamping di lapangan.
> “Sinergi dengan RS Soeharso sangat penting karena mereka memiliki keahlian di bidang rehabilitasi medik, alat bantu, serta penanganan disabilitas fisik. Ilmu yang diberikan ini bisa langsung diterapkan oleh para pendamping saat mendampingi masyarakat,” ujar Puspo.
Ia menambahkan bahwa dari total 64.925 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 1.875 buruh tani rentan di Klaten, sebagian besar merupakan lansia dan penyandang disabilitas yang memerlukan pendekatan khusus, baik secara humanis maupun medis.
Materi Utama Pelatihan
Tim dokter dari RS Ortopedi Soeharso membekali para peserta dengan tiga pilar materi utama:
1. Deteksi Dini & Rehabilitasi Dasar: Mengenali gangguan mobilitas sejak dini pada kelompok rentan.
2. Akses Alat Bantu: Prosedur mendapatkan kursi roda, kaki palsu, hingga alat bantu dengar melalui program pemerintah.
3. Penguatan Keluarga: Edukasi pola asuh dan perawatan berkelanjutan bagi keluarga penyandang disabilitas dan lansia.
Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan
Selain aspek kesehatan, Dinsos Klaten juga terus mensosialisasikan program kemandirian melalui jejaring UPT dan UPP Kementerian Sosial RI. Hal ini mencakup pelatihan keterampilan serta pemberian bantuan modal kerja bagi lansia produktif dan penyandang disabilitas.
Melalui akselerasi ini, Pemerintah Kabupaten Klaten berharap seluruh kelompok rentan di wilayahnya mendapatkan pelayanan yang lebih inklusif dan tepat sasaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi keluarga.
(Sino)
